minyak irakBaghdad, LiputanIslam.com – Ketua Komisi Keamanan Dewan Provinsi Salahuddin, Irak, Khalid al-Khazraji, mengatakan sebanyak 30 teroris anggota ISIS tewas ketika berusaha menyerang ladang minyak Alas di 25 km sebelah timur kota Tikrit.

“Pasukan keamanan dan relawan Irak berhasil menghalau serangan gerombolan teroris terhadap ladang minyak ini,” ungkapnya, sebagaimana di laporkan lembaga pemberitaan al-Watan, Irak, Kamis (9/4/2015).

Dia menambahkan bahwa puluhan teroris yang tewas adalah warga negara asing yang sebagian di antaranya adalah negara-negara sekitar Irak, dan pasukan Irak menguasai sepenuhnya ladang minyak yang diincar kawanan bersenjata ISIS tersebut.

Menteri Perminyakan Irak di hari yang sama mengatakan bahwa ISIS menjual minyak dengan harga jauh di bawah standar dengan kerjasama para oportunis yang ingin mengeruk keuntungan dari Perang Irak.

“Sebelum inipun ISIS telah menjual minyak mentah Irak dengan harga jauh di bawah $30/barel. Serangan ke ladang minyak Alas dan Ajil di provinsi Salahuddin mereka lakukan untuk mencari pemasukan dana,” ungkapnya, seperti dilansir Arabi Press.

Seperti pernah diberitakan, ISIS belakangan ini kehilangan banyak sumber dananya yang semula mereka dapat dari beberapa ladang minyak yang mereka kuasai. Ladang-ladang itu banyak yang direbut kembali oleh tentara dan relawan Irak, dan hanya tersisa satu ladang yang masih berada dalam cengkraman ISIS. (Baca: Tertekan Pasukan Irak, ISIS Hanya Kuasai Satu Ladang Minyak) (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL