AS CIA john brennanNewYork, LiputanIslam.com – Direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (AS), CIA, John Brennan, menilai kelompok teroris ISIS sudah kehilangan momentum mereka di Irak dan Suriah, namun para pendukung mereka di kawasan Timur Tengah adalah sebab utama keprihatinan.

“Jelas, momentum ISIS di Irak dan Suriah sudah tumpul dan terhentikan,” katanya pada acara “Fox News Sunday”, Minggu (22/3/2015), sebagaimana dikutip NBC News.

NBC News menyebutkan bahwa sejak musim panas tahun lalu AS dan sekutunya telah melancarkan serangan udara terhadap ISIS, sementara pasukan Irak dewasa telah merebut kembali kota-kota strategis dari cengkraman ISIS.

“Kerja kami dengan orang-orang Irak sekarang ialah menekan mundur ISIS lagi. Saya kira, hal ini mengalami kemajuan besar,” kata Brennan.

Namun demikian, lanjutnya, serangan yang terjadi Tunisia dan Yaman pekan lalu di mana ISIS mengaku bertanggungjawab adalah contoh bahwa pilihan mereka sekarang meledak di Libya dan kawasan-kawasan lain.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Irak Khaled al-Obeidi kepada Alalam menegaskan bahwa ISIS di Tikrit sudah terkepung total sehingga pasukan gabungan Irak siap menyerbu mereka kapan saja, sedangkan operasi yang tertunda dewasa ini adalah demi menekan jumlah korban.

“Sebagaimana dikatakan oleh Perdana Menteri, Tikrit sudah ada dalam genggaman. Kami sanggup memasuki Tikrit kapanpun, namun kami ingin menekan jumlah korban seminimal mungkin,” katanya, sebagaimana dilansir Alalam, Senin (23/3/2015). (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*