AS CIA john brennanWashington, LiputanIslam.com –  Direktur Dinas Rahasia Amerika Serikat (AS), CIA, John Brennan, mengingatkan presiden terpilih negara ini, Donald Trump, bahwa pembatalan perjanjian nuklir dengan  Iran akan jadi “bencana” dan merupakan tindakan “paling bodoh.”

Dalam wawancara dengan Radio BBC, Rabu (30/11/2016),dia juga mengecam Rusia terkait perang Suriah dan  menyarankan Trump supaya berhati-hati terhadap janji-janji Rusia.

Pada masa kampanye pemilu presiden AS, Trump mengancam akan mengoyak surat perjanjian nuklir dengan Iran, dan mengatakan akan berusaha untuk lebih dekat dengan Rusia.

Brennan mengatakan bahwa jika perjanjian nuklir dengan Iran jadi dibatalkan maka ini akan menjadi peristiwa pertama kali karena selama ini belum pernah pemerintahan baru AS membatalkan perjanjian yang sudah diteken oleh pemerintahan sebelumnya.

“Saya pikir itu akan menjadi bencana, itu benar-benar akan demikian,” ungkapnya.

Kepala intelijen AS menambahkan, “Ini dapat menimbulkan adanya program senjata di Iran, yang dapat menyebabkan negara-negara lain di kawasan memulai program mereka sendiri dengan konflik militer, jadi saya pikir itu akan menjadi puncak kebodohan jika pemerintahan berikutnya adalah untuk menyobek kesepakatan itu. ”

Brennan akan meninggalkan jabatannya sebagai kepala intelijen AS pada Januari 2016 setelah menduduki jabatan ini selama empat tahun. (mm/afp/guardian)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL