Kairo, LiputanIslam.com Sebuah bus yang mengangkut rombongan wisatawan dari Vietnam terkena bom yang meledak di pinggir jalan dekat situs Piramida Agung Giza, menewaskan sedikitnya 4 orang dan melukai 11 lainnya, Jumat (28/12/2018).

Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan ledakan itu berasal dari sebuah bom rakitan yang disembunyikan di dekat dinding di daerah Mariotiyah dekat Piramida. Korban tewas terdiri atas para wisatawan Vietnam dan seorang pemandu wisata Mesir.

Perdana Menteri Mostafa Madbouly mengatakan kepada wartawan bahwa bus nahas itu telah meninggalkan rute yang ditentukan tanpa memberi tahu pihak berwenang. Dari beberapa foto yang diambil dari lokasi serangan terlihat satu unit bus dengan kondisi kaca jendelanya pecah.

Belum ada kelompok militan yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan itu, namun sejak 2013 pemerintah Mesir gencar memerangi kelompok militan yang berafiliasi ISIS di Semenanjung Sinai.

Kelompok militan Sinai umumnya menarget pasukan keamanan Mesir serta warga minoritas Kristen. Namun kelompok militan juga pernah mengaku bertanggung jawab atas penjatuhan pesawat Rusia di Sinai yang menewaskan semua 224 penumpang pada Oktober 2015.

Bulan lalu, kawanan bersenjata menembaki dua bus di sebuah daerah di selatan Kairo, menewaskan tujuh warga Kristen Koptik.

Pada November 2017 militan menargetkan minoritas Muslim Sufi yang sedang menunaikan shalat dan menewaskan sedikitnya 311 orang sehingga peristiwa ini tercatat sebagai serangan paling mematikan dalam sejarah modern Mesir.

Pasukan keamanan belakangan ini memperketat sistem keamanan di sekitar tempat ibadah warga Kristen untuk mengantisipasi serangan terhadap minoritas Koptik Mesir selama perayaan Natal dan Malam Tahun Baru di Gereja Ortodoks Koptik. (mm/raialyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*