relawan-di-sanaa02

Dua suku Yaman berkumpul mendeklarasikan perang terhadap Arab Saudi dan sekutunya, Kamis 20 Oktober 2016. Sumber: al-Alam

Sanaa, LiputanIslam.com –  Kelompok-kelompok suku Yaman tampak semakin banyak yang bangkit mengangklat senjata melawan agresi Arab Saudi dan sekutunya terhadap Yaman, menyusul tragedi Sanaa yang terjadi 8 Oktober lalu.

Dua lagi suku di Yaman menggelar pertemuan besar di pinggiran Sanaa, ibu kota negara ini, Kamis (20/10/2016), dan menyerukan mobilisasi umum untuk membalas kejahatan Arab Saudi cs, terutama terkait dengan serangan terhadap ratusan pelayat di Sanaa. (Baca: Korban Meninggal Serangan Saudi cs di Sanaa Jadi 140 Orang, PBB dan AS Angkat Bicara)

Massa dalam jumlah besar dari suku Sanhan dan Bani Buhlul berdatangan di sebuah tempat terbuka di pinggiran kota Sanaa, dan mengumumkan mobilisasi umum untuk membela kedaulatan negara dan kehormatan bangsa Yaman. Mereka datang bahkan dengan memperlihatkan senjata dan peralatan tempur serta menggelar parade mobil.

Di akhir pertemuan mereka merilis deklarasi yang menegaskan bahwa para petempur dari dua kabilah ini akan segera menyusul saudara-saudara setanah air mereka di medan pertempuran. Mereka bersumpah untuk membalas darah anak-anak bangsa Yaman yang telah ditumpahkan oleh pasukan Saudi dan sekutunya.relawan-di-sanaa01

Bersamaan dengan ini, komunitas budayawan, wartawan dan praktisi hukum Yaman di tengah kota Sanaa menuntut supaya semua pelaku tragedi Sanaa diadili dan dihukum seberat-beratnya.

Ketua Asosiasi Wartawan Yaman Abdullah Sabri mengatakan, “Kecaman ini saja tidak cukup, tuntutan kami sekarang ialah pengadilan para penjahat perang dan agresor yang menyerang Yaman. Mereka harus mendapat hukuman yang setimpal dengan kejahatan tangan-tangan nista mereka.”

17 Oktober lalu, sebanyak tujuh komponen suku Khulan al-Tayyal di provinsi Sanaa menggelar pertemuan adat dan menyerukan mobilisasi umum untuk melawan “barbarisme” Arab Saudi terhadap Yaman. (Baca: Ini Dia, Alasan Saudi Dalam Tragedi Sanaa)

relawan-di-sanaa03Mereka menegaskan keberpihakan mereka kepada tentara Yaman dan pasukan komite-komite rakyat di medan pertempuran, dan kesiapan mereka untuk mengorbankan harta dan jiwa demi membela tanah air  Yaman.

Mereka menegaskan sudah menyiapkan para pejuang dari masing-masing suku untuk terjun ke medan perang demi membalas semua kejahatan pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi, terutama kejahatan dalam tragedi Sanaa yang menggugurkan puluhan tokoh masyarakat Khulan al-Tayyal. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL