pakistan nawaz sharifPeshawar, LiputanIslam.com – Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif menegaskan bahwa pemerintahan bertekad untuk menumpas terorisme.

Dalam konferensi pers di kota Peshawar, Pakistan, Rabu (17/12), dia mengatakan bahwa sebuah komisi parlemen yang terdiri dari semua partai akan hadir dalam jangka waktu satu minggu ke depan membawa rencana nasional penanggulangan eskalasi ancaman terorisme.
Dia juga berjanji akan terus meningkatkan operasi militer melawan para teroris Taliban.

Menurutnya, pemerintah Islamabad berkomitmen menumpas semua elemen teroris di semua wilayah Pakistan.

“Kami menghendaki perdamaian di Pakistan, Afghanistan dan semua kawasan sekitarnya,” katanya, sebagaimana dikutip Press TV.

Penegasan ini dinyatakan Perdana Pakistan sehari setelah sebuah kelompok militan pro-Taliban melancarkan serangan teror mematikan terhadap Army Public School di Peshawar dengan cara memuntahkan peluru ke arah siswa dan guru dari kelas ke kelas.

Menurut pihak militer, serangan sadis ini menjatuhkan korban tewas sedikitnya 141 orang, termasuk 132 anak, dan menciderai lebih dari 100 orang lainnya.

Serangan ini mendapat kecaman dari khalayak dunia, termasuk Presiden Indonesia Joko Widodo.

Kelompok Tahrik-i Taliban Pakistan (TTP) menyatakan bertanggungjawab atas serangan paling mematikan tersebut. Mereka menegaskan bahwa serangan itu dilancarkan sebagai balasan atas berlanjutnya operasi militer anti militan di kawasan adat Waziristan Utara yang berbatasan dengan Afghanistan dan menjadi basis utama TTP.

Pada Juni lalu pasukan Pakistan menggelar operasi militer besar-besar terhadap sarang-sarang militan di kawasan tersebut menyusul serangan teror terhadap Bandara Karachi yang berdampak pada terhentinya perundingan damai pemerintah dengan militan pro-Taliban yang sejak awal memang berjalan tersendat dan alot. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL