BaitulMaqdis, LiputanIslam.com –  Rezim Zionis Israel tampak cemas mendengar kabar terbentuknya Brigade Pembebasan Golan yang beberapa waktu lalu diumumkan oleh Gerakan al-Nujaba Irak dalam jumpa pers di Teheran, Iran.

Channel 10 milik Israel, Jumat (10/3/2017),  memberitakan bahwa kepala Direktorat Intelijen Militer Israel Mayjen Herzi Halevi menyatakan pihaknya telah memberikan informasi kepada Rusia mengenai sepak terjang Iran untuk membentuk “milisi lokal” dengan tujuan membebaskan dataran tinggi Golan dari tangan “kelompok oposisi” dalam beberapa bulan ke depan.

Seorang pakar militer Israel mengatakan kepada channel tersebut bahwa dewasa ini hal yang paling mengundang keprihatinan Israel ialah keinginan Iran untuk “berekspansi ke selatan Golan.”

Jubir Gerakan al-Nujaba Irak, Hasyim al-Musawi, dalam jumpa pers di Teheran, Rabu lalu (8/3/2017), mengumumkan bahwa Brigade Pembebasan Golan telah terbentuk.

Dia mengatakan, “Menyusul berbagai kemenangan yang terjadi belakangan ini, kami telah membentuk korps pasukan pembebasan Golan. Korps ini terlatih, memiliki perencanaan yang detail, dan terdiri atas pasukan khusus yang dilengkapi senjata-senjata strategis dan mutakhir.”

Sehari kemudian Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang berkunjung ke Rusia bersama Herzi Halevi dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow menyatakan klaimnya atas Golan.

Dia menjelaskan bahwa wilayah pendudukan ini diperoleh dari Suriah dalam Perang 1967 dan kemudian dianeksasi pada 1981 sehingga menjadi milik Israel, meskipun sama sekali tidak mendapat pengakuan internasional.

“Golan adalah bagian dari Israel, dan kami akan tetap tinggal di sana sampai dunia mengakuinya demikian,” katanya. (mm/alalam/jerussalempost)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL