pesawat pengirim bantuanBaghada, LiputanIslam.com – Brigade Hizbullah Irak mengaku memiliki dokumen visual yang menjadi salah satu bukti kuat bahwa Amerika Serikat (AS) memberikan bantuan kepada para teroris ISIS, termasuk dalam bentuk pemindahan lokasi para teroris itu dengan menggunakan pesawat AS.

Sebagaimana dilaporkan lembaga pemberitaan Irak, Khabar, anggota biro politik Brigade Hizbullah Irak mengatakan, “Bantuan AS kepada para teroris sudah mencapai batas yang tidak boleh didiamkan lagi, dan masalah ini sudah terungkap dan jelas bagi semua orang.”

Dia kemudian menegaskan bahwa Hizbullah Irak akan memberikan pelajaran kepada pihak-pihak yang masih mencoba membantu ISIS.

“Bekerjasama dengan pemerintah Irak, Brigade Hizbullah berniat menggunakan roket anti serangan udara, dan akan memberikan pelajaran yang terlupakan dan tidak akan lebih kecil dari pelajaran sebelumnya terhadap pihak-pihak yang bermaksud mencelakakan Irak dan mengganggu keamanannya,” ungkapnya.

Beberapa pejabat Irak sebelumnya juga mengecam bantuan AS kepada kawanan teroris ISIS. Para anggota parlemen Irak mendesak supaya dibentuk tim khusus untuk menyelediki kasus-kasus bantuan AS kepada ISIS.

Sementara itu, ISIS dilaporkan telah mengeksekusi tiga orang komandannya sendiri di kawasan utara Baqubah, provinsi Diyala, karena dianggap desersi.

Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan kepada al-Sumaria News, “Kami mendapatkan informasi akurat bahwa ISIS telah mengeksekusi tiga komandan terkemukanya yang berjulukan Abu Nizar al-Obeidi, Qais Abu Muhammad dan al-Ansar di Haudh Al-Adhim (65 km utara Baqubah).”

Menurutnya, tiga komandan ISIS itu merupakan tokoh level kedua dalam organisasi ISIS, dan mereka ditangkap sejak lebih dari dua bulan lalu karena kabur menuju Tikrit setelah kalah perang melawan tentara dan relawan Irak di pangkalan terakhirnya di desa al-Nai.

Di bagian lain, 12 anggota ISIS tewas dalam bentrokan sesama mereka akibat perselisihan mengenai hukuman terkait larangan merokok.

Asharq al-Awsat melaporkan keterangan para saksi mata bahwa kawanan teroris telah menangkapi dan menghukum cambuk para perokok. Sebagian orang bahkan dihukum dengan potong tangan sehingga menimbulkan perselisihan dan baku tembak antarsesama anggota ISIS sehingga menewaskan sedikitnya 12 orang di antara mereka. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL