palestina brigade al-QassamGazaCity, LiputanIslam.com – Sayap bersenjata Gerakan Islam Palestina Hamas, Brigade Ezeddin al-Qassam, Minggu (14/12) menggelar parade militer di Jalur Gaza dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-27 Hamas.

Pada kesempatan itu juru bicara Brigade al-Qassam, Abu Ubaidah, menegaskan bahwa para pejuang Palestina telah bersumpah untuk membebaskan semua tahanan Palestina dari penjara Israel dan masalah ini hanya tinggal menunggu waktu.

“Keputusan Knesset (parlemen Israel) untuk mencegah pembebasan para tahanan adalah sesuatu yang menggelikan dan tak sepadan bahkan dengan tinta yang dipakai untuk menuliskannya,” tegas Abu Ubaidah.

Dia kemudian menyatakan apresiasinya kepada semua pihak yang telah membantu perjuangan Palestina, terutama Iran, Turki dan Qatar. Sebagaimana diberitakan berbagai media Timur Tengah, termasuk Rai al-Youm, Alalam, Palestinian Information Center, Nujum Mesr,Jarida, dan Alalam, dalam hal ini dia menyebut nama Iran secara khusus.

“Republik Islam Iran tidak tanggung-tanggung dalam mendukung pejuang Palestina dengan dana, senjata dan rudal-rudal yang yang mengguncang benteng-benteng pertahanan pasukan pendudukan (Israel),” ungkapnya.

“Iran telah telah membatu para pejuang dengan roket-roket anti tank yang telah menghancurkan mitos yang selama ini berkembang tentang tank Merkava Israel,” lanjutnya, sebagaimana dilansir Palestinian Information Center.

Jubir Brigade al-Qassam memastikan sayap militer Hamas ini pasti akan dapat membebaskan para tahanan Palestina.

Abu Ubaidah menegaskankan, “Kami katakan kepada bangsa kami bahwa kami senantiasa bersama kalian, bergandengan tangan dan bahu membahu. Kami tegaskan pula bahwa kami tidak tanggung-tanggung dalam membela al-Quds (Baitul Maqdis/Jerussalem), dan kami katakan kepada para tahanan bahwa Brigade al-Qassam telah berjanji kepada Tuhannya sebelum berjanji kepada kalian bahwa keterbebasan kalian hanyalah masalah waktu saja.”

Dia menambahkan, “Kami kata pula kepada kaum kaum Zionis, kalian telah menahan kembali orang-orang yang sebelumnya telah kalian bebaskan dalam kesepakatan pembebasan tahanan, namun kami akan bebaskan mereka dengan izin Allah.”

Mengenai perang Gaza yang berlangsung 51 hari pada Juli hingga Agustus lalu, Abu Ubaidah memastikan bahwa Israel telah menerapkan sensor berita ketat mengenai banyak kerugian yang dideritanya akibat perlawanan para pejuang Palestina. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL