qassamGazaCity, LiputanIslam.com – Sayap militer Hamas, Brigade Ezzedin al-Qassam mengaku telah berhasil merenggut 91 nyawa tentara Zionis, sebagian di antaranya perwira, dalam kontak senjata langsung sejak Israel memulai serangan darat ke Jalur Gaza, demikian dilaporkan al-Alam, Senin (28/7). Laporan lain menyebutkan bahwa jumlah syuhada Palestina terus melejit dan kini menjadi sekitar 1,060 orang.

Brigade al-Qassam menyatakan bahwa selain 91 nyawa tentara Israel melayang dalam pertempuran secara berhadap-hadapan langsung, beberapa tentara Israel lainnya menderita luka-luka dengan kondisi sebagian di antara parah.

“91 serdadu Zionis yang tewas di tangan para pejuang Palestina itu tidak termasuk tentara Zionis yang bergelimpangan akibat gempuran pejuang ke berbagai lokasi konsentrasi pasukan Zionis dengan roket-roket jenis Cornet, Phoenix, mortir, “bom tong”, bom anti mobil lapis baja, dan rudal,” ungkap al-Qassam dalam sebuah statemennya sembari menyebutkan bahwa Israel menutupi-nutupi jumlah tentaranya yang tewas.

Selama ini Tel Aviv dilaporkan telah menerapkan sensor berita ekstra ketat terkait kondisi pertempuran di Jalur Gaza dengan tujuan mencegah semakin berkobarnya semangat perlawanan rakyat dan pejuang Palestina.

Sementara itu, FNA melaporkan bahwa berdasarkan data Departemen Kesehatan Palestina di Gaza, jumlah syuhada Palestina terus meroket dan kini mencapai lebih dari 1060 orang, sedangkan korban luka lebih dari 6,230 orang.

Ahad (27/7) Israel kembali melancarkan serangan segera setelah berakhirnya gencatan senjata yang diberlakukan di Jalur Gaza selama beberapa jam, mengakibatkan 16 warga Palestina gugur. Dari total jumlah syuhada itu terdapat sebanyak 230 anak kecil, 93 perempuan, dan 47 lansia. Sedangkan di antara para korban luka terdapat lebih dari 1,990 anak kecil, 1,196 perempuan, dan 250 lansia. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL