Damaskus, LiputanIslam.com –  Beberapa video telah beredar di medsos dan diunggah situs berbagi video  Youtube beberapa menit lalu, dan disebut sebagai rekaman ledakan yang diduga sebagai serangan rudal Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Suriah, dini hari Sabtu (14/4/2018), menyusul tuduhan bahwa tentara Suriah menggunakan bom kimia di Douma, Ghouta Timur, provinsi Damaskus, Sabtu pekan lalu.

Dalam satu video di antaranya terlihat bola api melesat ke angkasa yang diduga sebagai lesatan rudal pertahanan udara Suriah dalam merespon serangan.

Sebuah fasilitas penelitian ilmiah dilaporkan menjadi sasaran serangan AS, Prancis dan Inggris, dan terjadi sejumlah ledakan besar yang menimbulkan kepulan asap di sisi timur Damaskus.

Menurut laporan, serangan itu menghantam fasilitas penelitian yang terletak di distrik Barzeh. Media pemerintah Suriah mengatakan bahwa serangan udara ditujukan ke Damaskus dan sekitarnya.

Kementerian pertahanan Inggris mengatakan bahwa mereka menggunakan rudal Storm Shadow untuk menargetkan fasilitas militer Suriah yang terletak sekitar 24 kilometer barat Homs, dan mengklaim bahwa situs tersebut menyimpan senjata kimia.

SANA melaporkan bahwa sistem pertahanan udara Suriah telah menembak jatuh 13 rudal di daerah Kiswah di selatan Damaskus.

Seorang pejabat AS kepada Reuters mengatakan negaranya menggunakan rudal jelajah Tomahawk untuk menyerang beberapa sasaran di dalam wilayah Suriah. Pejabat itu tidak mengungkapkan apakah pesawat tempur AS juga terlibat dalam serangan. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL