hamas-off-terror-list.si

Prajurit Hamas

GazaCity, LiputanIslam.com – Kawanan tak dikenal kembali melancarkan serangan di kota Gaza, Senin sore (4/5). Sumber-sumber keamanan Gaza, sebagaimana diberitakan laman al-Quds, menyatakan sebuah bom kecil meledak dan menyebabkan satu mobil hangus terbakar, sementara satu orang yang diduga sebagai pelakunya berhasil diringkus.

Dini hari sebelumnya, ledakan bom juga terjadi di sebuah lokasi dekat pos polisi Palestina di kota Gaza, namun tidak ada laporan mengenai akibat ledakan itu.
Keterangan para saksi mata yang dikutip AFP menyebutkan ledakan ini terjadi di kawasan Sheikh Ridwan di barat laut Gaza dan ditujukan terhadap markas pelatihan polisi yang dikelola oleh Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas.

Sebelumnya, kelompok yang terafiliasi dengan ISIS yang menamkan dirinya “Ansar al-Daulah al-Islamiyyah fi Beit al-Maqdis” merilis statemen berisikan pemberian tenggat waktu 72 jam kepada Hamas dan aparat keamanan yang terafiliasi dengan HAMAS supaya segera membebaskan semua penganut Salafi/Wahhabi yang ditangkapi sejak beberapa waktu lalu.
Ultimatum itu berlaku sejak statemen itu dikeluarkan pada Minggu sore (3/5).

Tanpa menyatakan bertanggungjawab atas kasus-kasus peledakan tersebut, kelompok eksterimis itu mengacam akan menggunakan “segala opsi untuk bereaksi” jika Hamas tidak memenuhi ultimatum tersebut.

“Kami akan mengerahkan semua pasukan kami untuk bertindak terhadap sasaran-sasaran yang diincar setelah tenggat waktu itu habis,” ancam mereka sembari mengaku sebagai kaum “muwahhidin”, penganut tauhid. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL