Mosul, LiputanIslam.com –  Sebanyak 108 orang terbunuh akibat ledakan bom yang berasal dari beberapa rumah di bagian selatan Mosul, Irak utara, Rabu (23/3/2017).

Komandan operasi pembebasan Mosul Brigjen Mohammad al-Jibouri, Kamis (23/3/2017) mengatakan, “Pasukan keamanan telah mengevakuasi sekira 108 mayat warga sipil yang sebagian di antara perempuan, anak kecil dan remaja dari 25 keluarga dalam peristiwa peledakan rumah-rumah mereka di kawasan Mosul baru dan al-al-Masyahid, Mosul selatan.”

Dia menambahkan, “Semua warga sipil ini terbunuh setelah mereka pulang ke rumah mereka -yang sudah dipasangi bahan peledak-  setelah kawasan mereka dibebaskan oleh pasukan keamanan dan banyak keluarga dikembalikan ke sana.”

Menurutnya,pasukan keamanan telah mengevakuasi dan mengubur jenazah para korban bekerjasama dengan tim penyelamat dari lembaga kesehatan setempat.

Dia juga mengatakan bahwa ledakan yang terjadi di kawasan yang dekat dengan Mosul barat itu merupakan ulah kawanan teroris takfiri ISIS yang telah memasang jebakan bom di rumah-rumah para korban.

Sementara itu, sumber-sumber militer dan para saksi mata mengatakan bahwa sekira 120-200 orang terbunuh selama pekan lalu akibat serangan udara yang diduga dilakukan oleh pasukan koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat terhadap distrik al-Jadidah.

Anggota dewan perwakilan daerah Nineveh Husamuddin al-Abar mengatakan, “120 jenazah masih terkubur di bawah reruntuhan beberapa rumah di distrik al-Jadidah, Mosul barat.”

Dia menambahkan bahwa evakuasi jenazah tertunda karena peralatan yang diperlukan masih belum datang ke lokasi. (mm/raialyoum/ thesundaily/alsumarianews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL