مقتل محافظ عدن بتفجير سيارة مفخخة جنوبي اليمنAden, LiputanIslam.com – Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyatakan bertanggungjawab atas insiden ledakan bom mobil yang menewaskan gubernur Aden, Yaman selatan, Mayjen Jaafar Mohammed Saad, dan lima orang pengawalnya di distrik Tawahi Minggu (6/12).

Menurut laporan Aljazeera, ISIS dalam statmennya mengaku telah meledakkan mobil sarat bahan peledak ketika konvoi Saad sedang melintas. Kelompok superekstrim ini berjanji akan melancarkan operasi serangan lebih banyak lagi terhadap orang-orang yang mereka sebut “para gembong kemurtadan di Yaman.”

ISIS juga memosting apa yang diklaimnya foto-foto kendaraan yang terjebak berupa mobil van putih yang melaju membawa Saad, kemudian dua foto lagi yang memperlihatkan kobaran api besar yang mereka katakan diambil setelah bom mobil itu meledak.

Distrik Tawahi belakangan ini menjadi basis beberapa kelompok bersenjata, termasuk kelompok teroris al-Qaeda yang para kombatannya berekspansi di seluruh kawasan ini.

Beberapa media Yaman menyebutkan bahwa ledakan terjadi sedemikian dahsyat sehingga tubuh sang gubernur hancur berserakan.
Sebelumnya, kawanan bersenjata juga telah menghabisi ketua pengadilan teror kota Aden Mohsen Mohammad Alwan dan empat pengawalnya serta tiga orang lain, karena Alwan telah menjatuhkan vonis hukuman terhadap beberapa anggota al-Qaeda. Selain itu, mereka juga membunuh pejabat intelijen militer Kolonel Aqeel al-Khodr.

Berbagai insiden mengerikan ini terjadi setelah para teroris takfiri bertebaran di Aden dan penduduknya dicekam dengan aksi-aksi eksekusi. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL