Baghdad, LiputanIslam.com –  Satu bom mobil mengguncang sebuah kawasan di bagian barat Baghdad, ibu kota Irak, mengakibat sedikitnya 23 orang terbunuh dan 45 lainnya luka-luka, Senin sore (20/3/2017).

Bom itu meledak di distrik Hay al-Amil yang ramai aktivitas perdagangan warga Muslim Syiah.

Menurut laporan AFP, beberapa jam kemudian kelompok teroris takfiri ISIS menyatakan bertanggungjawab atas serangan teror ini.

ISIS menderita banyak kekalahan di Irak dalam dua tahun terakhir ini, namun mereka masih dapat melanjutkan serangan rutinnya di Baghdad dan sekitarnya.

Baghdad sering menjadi sasaran serangan teror ISIS sejak pasukan Irak memulai operasi pembebasan Mosul, basis terakhir ISIS di Irak, sejak Oktober 2016.

Pasukan Irak berhasil membebaskan Mosul timur pada Januari lalu setelah 100 hari bertempur melawan ISIS, dan pada 19 Februari lalu mereka memulai operasi militer lagi untuk membebaskan bagian barat kota ini.

Selasa pekan lalu Perdana Menteri Irak Haider Abadi mengatakan bahwa operasi pembebasan Mosul barat sudah memasuki babak terakhir.

Dia juga menegaskan lagi bahwa teroris yang menyerah akan diadili secara wajar, sedangkan bagi teroris yang masih berusaha melawan tak pilihan apapun kecuali mati. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL