bom-tewaskan-peziarah-iran-di-irakBaghdad, LiputanIslam.com –  Pejabat keamanan provinsi Babil, Irak, menyatakan sekira 70 orang, hampir 60 di antaranya peziarah asal Iran, meninggal dunia akibat ledakan bom di kawasan Hillah, ibu kota provinsi Babil, 100 km selatan Baghdad, Kamis (24/11/2016).

Bom itu ditujukan terhadap para peziarah peringatan Arbain (40 hari kesyahidan cucu Nabi Muhammad saw, Imam Husain ra) yang sedang kembali dari kota Karbala.

Serangan mematikan ini terjadi di sebuah pom bensin dekat sebuah restoran yang dihampiri banyak para peziarah untuk beristirahat.

Ledakan bom menyebabkan enam bus hangus terbakar. Ledakan berasal dari sebuah truk kontainer yang diduga berisi bahan peledak namun ditutupi dengan bahan makanan untuk mengelabui petugas.

Serangan bom mobil ini juga menyebabkan sedikitnya 20 orang menderita luka-luka.

“Sedikitnya 70 orang terbunuh, dan kurang dari 10 di antaranya adalah orang Irak, sedangkan yang lain adalah orang-orang Iran,” ungkap kepala komisi keamanan parlemen daerah Babil, Falah al-Radhi.

Gerombolan teroris paling brutal di dunia ISIS menyatakan bertanggungjawab atas serangan ini.

Dalam statemennya yang dimuat di sebuah situs khusus perang, kelompok takfiri berfaham Salafi/Wahabi ini menyatakan bahwa satu anggotanya yang memiliki julukan “Abu Fahad al-Iraqi berhasil menggerakkan truk berisi bahan peledak dan membawanya ke tengah para peziarah kemudian meledakkannya hingga menjatuhkan korban tewas dan luka sebanyak lebih dari 200 orang.”

Provinsi Babil selama ini relatif aman, namun sesekali terjadi aksi kekerasan yang menarget warga sipil dan petugas. (mm/alalam/afp)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL