masjid-syiah-di-kabulKabul, LiputanIslam.com –  Serangan teror bom bunuh diri menerjang sebuah masjid di Kabul, ibu kota Afghanistan, mengakibatkan sedikitnya 30 warga Muslim Syiah meninggal dunia dan 90 lainnya menderita luka-luka, Senin (21/11/2016). Demikian di katakan  kepala rumah sakit Kabul, Saleem Rasooli.

Juru kepolisian setempat, Mujahid, mengatakan bahwa seseorang telah meledakkan dirinya dengan bom rompi di dalam masjid, dan di antara para korban terdapat perempuan dan anak kecil.

Ledakan terjadi setelah pelaku memasuki Masjid Baqir al-Ulum di kawasan barat Kabul, tempat warga Muslim Syiah menyelenggarakan acara peringatan Arba’in, yaitu peringatan 40 hari pasca Asyura, hari kesyahidan cucunda Rasul saw, Imam Husain ra.

“Saya berada di dalam masjid, sementara orang-orang sedang mendirikan shalat, ketika saya mendengar suara ledakan kuat yang memecah kaca-kaca. Saya tak sempat berpikir apa yang terjadi, saya segera lari sambil menjerit,” ujar Ali Jan, seorang saksi mata.

Juru bicara Kemendagri Afghanistan mengatakan serangan itu terjadi sekitar pukul 12.30 waktu setempat.

Juru bicara Taliban Zabiullah Mujahid menyatakan serangan itu dilakukan bukan oleh kelompoknya, sementara kelompok teroris paling kondang sejagad, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), menyatakan bertanggungjawab atas serangan itu.Kantor berita Amaq milik ISIS menyatakan salah satu anggota kellompok ini telah menarget sebuah masjid.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengutuk serangan itu dan menyebutnya kejahatan besar yang dilakukan oleh musuh Islam dan rakyat Afghanistan. (mm/cnn/alalam/guardian)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL