konflik di aden yamanAden, LiputanIslam.com –   Sedikitnya 71 orang tewas dan hampir 100 lainnya menderita luka-luka terkena ledakan bom bunuh diri di markas perekrutan milisi pendukung presiden Yaman tersingkir Abd Rabbuh Mansour Hadi di kota Aden, Senin kemarin (29/08/2016).

Sebagaimana dilaporkan AFP, serangan yang memang ditujukan ke markas tersebut menjadi insiden paling berdarah sejak milisi yang didukung pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi itu kembali merebut Aden dari tangan milisi Ansarullah (Houthi) dan sekutunya pada tahun lalu.

Dalam beberapa bulan terakhir Aden sering dihantam serangan mematikan, dan dua kelompok teroris besar al-Qaeda dan ISIS menyatakan bertanggungjawab atas sebagian besar serangan.

Mansour Hadi menjadikan Aden sebagai ibu kota sementara Yaman sejak Ansarullah dan tentara Yaman pendukung mantan presiden Ali Abdullah Saleh menguasai Sanaa, ibu kota resmi negara ini, pada tahun 2014.

Pejabat keamanan setempat mengatakan bahwa bom mobil itu tiba-tiba meledak di dekat kerumunan warga yang hendak mendaftar sebagai anggota milisi pro-Mansour Jadi di sebuah sekolah yang dijadikan sebagai markas rekrutmen di bagian utara kota pelabuhan tersebut.

Tanpa ada rincian jumlah masing-masing warga dan milisi yang menjadi korban, data yang didapat dari tiga rumah sakit Aden menyebutkan serangan ini menewaskan 71 orang dan melukai 98 lainnya.

Berbagai sumber menjelaskan bahwa banyak korban yang meninggal dunia satu persatu akibat luka parah yang mereka derita sehingga jumlah korban terus meningkat.

Beberapa saat setelah kejadian, kelompok teroris ISIS melalui kantor beritanya, Amaq, menyatakan bertanggungjawab atas serangan tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL