23 قتيلا في باكستان في هجومين على مطعمين مكتظين بزوار شيعةQuetta, LiputanIslam.com – Sedikitnya 23 orang tewas akibat dua serangan bom bunuh diri di kota Taftan, Pakistan, Minggu sore (8/6/2014). Pejabat setempat mengatakan bahwa sasaran serangan di kota yang berada di wilayah perbatasan Pakistan-Iran itu adalah warga Syiah Pakistan yang baru pulang ziarah dari tempat-tempat suci Syiah di Iran dan berhenti di dua restoran.

Menteri Dalam Negeri Pemerintahan Daerah Baluchistan, Pakistan, Ali Durrani mengatakan bahwa pelaku berjumlah empat orang. Mereka mengenakan rompi bom dan senapan otomatis serta menyerang dua restoran yang dipenuhi oleh sekitar 300 peziarah Syiah.

“Sejauh ini sudah dipastikan 23 orang tewas, termasuk para peziarah Syiah dan beberapa petugas keamanan. Tujuh orang lainnya cidera, enam perempuan dan satu anak kecil,” ungkap Durrani sembari menyebutkan bahwa para peziarah itu berasal dari berbagai daerah di Pakistan.

Dia menambahkan bahwa satu di antara empat pelaku berhasil ditembak mati ketika berusaha menyusup ke dalam restoran, namun tiga lainnya lolos lalu meledakkan diri di dalam restoran.

Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Kawasan Balucistan Pakistan yang berbatasan dengan Iran dan Afghanistan merupakan kawasan industri gas dan sering dilanda serangan para ekstrimis yang korbannya antara lain adalah warga penganut mazhab Syiah.

Tahun lalu dua serangan bom mematikan terjadi di Quetta, ibu kota Baluchistan, menewaskan hampir 200 orang. Kelompok ekstrimis Sunni terlarang yang menamakan dirinya Lashkar-e Jhangvi (LeJ) dan berafiliasi dengan jaringan teroris al-Qaeda menyatakan bertanggungjawab atas serangan tersebut. (mm/alalam/alarabiya)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL