bom jeddahBaghdad, LiputanIslam.com – Sebuah ledakan terjadi di dekat gedung konsulat Amerika Serikat (AS) di kota Jeddah, Arab Saudi. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Arab Saudi menyatakan ledakan itu menewaskan satu orang yang diduga sebagai pelaku serangan bom bunuh diri.

Aljazeera melaporkan bahwa petugas keamanan pada dini hari Minggu (4/7) mencurigai seseorang yang berada di dekat lokasi parkir Rumah Sakit Dr. Soleiman Faqeeh yang berseberangan langsung dengan gedung konsulat AS.

Kemendagri Arab Saudi menyatakan bahwa ketika para petugas mendekati orang itu untuk melakukan pemeriksaan dia tiba-tiba meledakkan diri dengan bom sabuk di dalam tempat parkir itu, dan ada dua petugas keamanan yang menderita luka ringan akibat ledakan ini.

Serangan itu terjadi dini hari pukul 02.00 waktu setempat pada Senin, 4 Juli, yang perayaan kemerdekaan AS.

Belum ada pihak yang menyatakan bertanggungjawab atas serangan ini, sementara penyelidikan sedangkan dilakukan, dan ada beberapa orang diperiksa karena diduga terkait dengan serangan ini.

Konsulat AS dalam statemennya menyatakan tidak mengalami kerugian materi maupun korban luka di antara para stafnya, sementara Kedutaan Besar AS menjalin kontak dengan otoritas Saudi terkait dengan penyelidikan insiden tersebut.

Pada tahun 2004, lima orang melancarkan serangan terhadap konsulat AS di Jeddah dengan menggunakan bom dan senjata api hingga menewaskan empat petugas keamanan yang berada di luar gedung dan lima orang lokal staf yang berada di dalam gedung. Selain itu, tiga orang pelaku serangan juga terbunuh dan dua lainnya ditangkap. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL