Konvoi teroris ISIS saat menguasai kota Raqqa.

Beirut, LiputanIslam.com – Empat warga sipil dan satu anggota milisi Kurdi tewas terkena serangan bom bunuh diri seorang anggota kelompok teroris ISIS yang menyerang sebuah markas pasukan Kurdi di kota Raqqa, Suriah utara, Senin (7/9/2019).

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berpusat di Inggris menyebutkan bahwa teroris itu meledakkan dirinya setelah memasuki markas yang dikelola oleh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG).

 

“Seorang penyerang bunuh diri yang mengenakan rompi bahan peledak meledakkan dirinya di dalam markas  YPG setelah melepaskan tembakan ke pos pemeriksaan keamanan di pintu masuk,” kata Direktur Ekskutif SOHR, Rami Abdel Rahman.

Dia menambahkan bahwa setidaknya empat warga sipil dan seorang anggota YPG tewas akibat serangan itu.

YPG merupakan tulang punggung aliansi milisi Kurdi dan Arab yang dinamai Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) dan berperang untuk menumpas sisa-sisa ISIS dari kantung terakhirnya di Suriah timur.

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menurut mereka telah menyasar “pusat rekrutmen” pasukan Kurdi.

“Penyerang membidik mereka dengan senapan mesin kemudian meledakkan rompi bahan peledaknya di tengah-tengah mereka,” ungkap ISIS dalam sebuah pernyataan di aplikasi pesan Telegram.

Para teroris ISIS bertahan di kawasan Lembah Sungai Eufrat, termasuk Sousa dan Baghouz. Selain itu mereka juga mempertahankan keberadaannya di gurun Badia yang luas di Suriah.

SDF berhasil mendepak ISIS dari Raqqa pada 2017, lebih dari tiga tahun setelah ISIS menyerbu kota ini dan menjadikannya sebagai ibukota “kekhalifahan”. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*