Baghdad, LiputanIslam.com –  Sumber-sumber keamanan dan kesehatan Irak, Rabu (5/4/2017), menyatakan sedikitnya 31 orang terbunuh dan 42 lainnya luka-luka terkena serangan bom bunuh diri yang dilancarkan oleh tiga pelaku yang dinyatakan kelompok teroris ISIS sebagai anggotanya.

Seorang perwira militer Irak berpangkat kolonel dalam komando operais provinsi Salahuddin (Saladin) mengatakan kepada AFP “31 orang terbunuh dan 42 lainnya luka-luka” akibat serangan ini.

Perwira polisi berpangkat letkol membenarkan telah jatuh banyak korban.

“Tiga pelaku serangan bunuh diri yang mengenakan bom sabuk (rompi) melepaskan tembakan di jalan utama distrik al-Zahur (Tikrit tengah), membunuh tiga polisi, dan melukai banyak warga sipil,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, “Ketika pasukan keamanan tiba mereka kabur ke dalam rumah-rumah terdekat, dan ketika terkepung mereka meledakkan diri dalam rumah-rumah itu”, dan serangan yang dimulai Selasa sore itu berlanjut selama sekira satu jam.

Seorang dokter di rumah sakit Tikrit menyatakan para korban sebagian besar warga sipil, termasuk perempuan dan anak kecil.

Gubernur Salahuddin, Ahmad al-Jebouri, mengumumkan pemberlakuan jam malam di Tikrit dengan tujuan menerapkan sistem keamanan di seluruh bagian kota ini..

Di pihak lain, ISIS dalam pernyataannya melalui akun Twitter menyatakan bertanggungjawab atas serangan ini.

“Tujuh orang inghimasi (penyerang berani mati) telah berbaiat untuk mati… membunuh dan membakar dua kendaraan militer… dan meledakkan bom di tengah keramaian,” bunyi pernyataan ini.

Pertengahan bulan lalu Tikrit diguncang ledakan bom mobil di sebuah jalan yang ramai orang hingga menewaskan sedikitnya tujuh orang.

Tikrit merupakan kota pertama yang berhasil dibebaskan oleh pasukan Irak dari cengkraman ISIS yang menduduki banyak kawasan Irak dari utara hingga barat Baghdad, ibu kota Irak, pada tahun 2014. Pasukan Irak membebaskan Tikrit pada tahun 2015. Kerusakan hebat terjadi di kota ini akibat perang, tapi penduduknya dapat  pulang ke rumah mereka di sana. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL