bom masjid yamanSanaa, LiputanIslam.com – Serangan teror besar mengguncang Sanaa, Yaman. Sedikitnya 137 orang tewas dan 345 lainnya luka-luka akibat serangan bom bunuh diri di dua masjid di ibu kota negara yang dilanda perang saudara tersebut, Jumat (20/3/2015).

Sky News dari Sanaa melaporkan bahwa Nasywan al-Atab, salah seorang pejabat Kementerian Kesehatan dan Pengobatan Yaman membenarkan jumlah korban tersebut setelah laporan awal menyebutkan korban tewas sedikitnya 30 orang.

Serangan teror mematikan itu terjadi di Masjid al-Badr dan Masjid al-Hasyus yang digunakan oleh pendukung gerakan Ansarullah atau kelompok Syiah al-Houthi untuk mendirikan shalat Jumat.

Serangan itu dilakukan oleh empat orang yang menggunakan bom sabuk di tengah kepadatan jamaah shalat Jumat. Masing-masing masjid diserang oleh dua pelaku.

TV al-Masirah yang dikendalikan oleh kelompok Syiah al-Houthi menyebutkan bahwa di antara korban tewas adalah Almortada al-Mahatwari, imam Masjid Badr yang juga merupakan tokoh al-Houthi.

Menurut laporan Reuters, kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS)  cabang Yaman menyatakan bertanggungjawab atas serangan tersebut.

“Biarlah kaum musyrik al-Houthi mengetahui bahwa pasukan Negara Islam (IS/ISIS) tidak akan tenang dan diam sebelum memusnahkan mereka,” tulis anggota ISIS di media sosial Twitter. Seperti diketahui, istilah “syirik”, “bid’ah”, dan “kafir” lazim dipakai oleh kaum takfiri untuk menyebut lawan-lawan pendapat mereka, termasuk kalangan umat Islam luas yang memiliki tradisi ziarah kubur dan tahlil.

Organisasi teroris yang menguasai sebagian wilayah Suriah dan Irak itu mengancam masih akan terus melancarkan serangan terhadap al-Houthi.

“Insya Allah, operasi ini hanyalah bagian dari banjir serangan yang akan datang,” lanjutnya.

Serangan teror mematikan ini terjadi ketika Yaman sedang dilanda gejolak politik di mana pemerintah Yaman pimpinan Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi tergusur oleh gerakan rakyat pro-reformasi yang digalang oleh Ansarullah yang akhirnya berhasil menguasai Sanaa.

Hadi kabur dari Sanaa ke kota Aden di bagian selatan Yaman. Belum lama ini istana tempat dia tinggal di Aden diserang jet tempur, namun dia selamat dan dievakuasi ke tempat lain yang dirahasiakan. (Baca: Istana Diserang Jet Tempur, Presiden Tersingkir Yaman Disembunyikan(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*