ledakan bandara ataturk turkiIstanbul, LiputanIslam.com – Suasana bulan suci Ramadhan dan menjelang lebaran Idul Fitri di Turki diciderai oleh serangan teror dahsyat. Sebuah aksi peledakan bom bunuh diri kali ini menerjang Bandara Ataturk, Istanbul, Selasa malam (28/6). Laporan terbaru menyebutkan bahwa jumlah korban tewas mencapai 41 orang , sedangkan korban luka sekitar 239 orang.

Kantor Gubernur Istanbul dalam statemen resminya, Rabu (29/6) menyatakan para korban tewas adalah 23 warga negara Turki, 13 warga negara asing, dan tiga lainnya memiliki kewarganegaraan ganda. Warga negara yang tewas adalah lima warga Arab Saudi dan dua warga Irak. Selain itu juga terdapat korban tewas warga Iran, Cina, Yordania, Tunisia, Uzbek dan Ukrania masing-masing satu orang.

TRT melaporkan bahwa tujuh di antara korban tewas adalah polisi.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran Hassan Qashqavi menyebutkan selain satu warga Iran tewas juga terdapat sedikitnya lima warga negara Iran lainnya terluka akibat serangan keji tersebut.

Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif di halaman Twitter-nya menyatakan, “Aksi teror mengguncang bandara negara tetangga dan sahabat kita. Ekstremisme merupakan ancaman global dan kita harus bersama menghadapinya.”

Sebanyak 32 jenazah sudah diketahui identitasnya, dan 19 diantaranya sudah diserahkan kepada keluarga masing-masing.

CNN menyebutkan bahwa 20 hari sebelumnya dinas intelijen Turki sudah menyerahkan laporkan kepada pemerintah mengenai kemungkinan terjadinya serangan ke bandara tersebut. Diperkirakan bahwa sistem pengamanan sudah ditingkatkan, namun teroris ternyata dapat lolos.

Seorang wartawan senior yang dekat dengan pemerintah Turki mengatakan bahwa pelaku serangan Bandara Ataturk berjumlah tujuh orang.

Al-Alam melaporkan bahwa dalam peristiwa berdarah itu juga sempat terjadi kontak senjata di sekitar bandara.

Pemerintah Turki menduga serangan ini dilakukan oleh kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Perdana Menteri Turki Binali Yıldırım mengatakan bahwa para teroris datang ke bandara dengan menggunakan taksi dan lalu melancarkan serangan. Menurutnya, temuan awal menunjukkan ada tiga penyerang pertama yang melepaskan tembakan dan lalu meledakkan diri.

Tanpa menyebutkan alasannya, dia mengatakan ada indikasi bahwa ISIS berada di balik serangan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL