arsal-map lebanonBeirut, LiputanIslam.com – Lebanon dilaporkan selamat dari tragedi ledakan bom teroris berbahan kimia berbahaya. Demikian dilaporkan IRNA Kamis (2/10) berdasar keterangan yang dirilis Komando Angkatan Bersenjata Lebanon.

Dalam statemen itu disebutkan bahwa pasukan patroli keamanan Lebanon Rabu sore (1/10) berhasil menyingkap bahan-bahan kimia berbahaya seberat 66 kilogram yang dikemas dalam tiga kantung dan siap untuk diledakkan di kawasan Ain al-Shaab di distrik Arsal di dekat perbatasan Lebanon dengan Suriah.

Tanpa memberikan penjelasan lebih detail, statemen itu menyatakan bahwa tim ahli dari pihak militer Lebanon telah mengamankan dan menjinakkan tiga kantung yang terhubung dengan detonator elektronik.

Menurut IRNA, kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dan Front al-Nusra menjalin hubungan erat dengan kubu oposisi Suriah dan sudah beberapa kali menggunakan bahan-bahan kimia dalam meneror penduduk dan tentara Lebanon.
Partai al-Mustaqbal Lebanon pimpinan Saad al-Hariri belum lama ini menyatakan bahwa koalisi oposisi Suriah menjalin hubungan dengan ISIS dan Front al-Nusra, tetapi dengan dalih untuk merundingkan masalah pembebasan tentara Lebanon yang disandera oleh kawanan teroris.

Di wilayah Lebanon, gerombolan teroris itu berpangkalan di daerah pegunungan Arsal. Mereka menjalin hubungan dengan sekelompok orang yang terafiliasi dengan mereka di kota kecil Arsal dan kota Tripoli di bagian utara Lebanon, dan orang-orang itulah yang setiap beberapa waktu menggelar pawai unjuk rasa memrotes operasi militer pasukan Lebanon di kawasan Arsal. Parahnya, mereka tak segan-segan menggelar unjuk rasa itu sambil membawa bendera dan atribut kelompok-kelompok teroris. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL