Teheran, LiputanIslam.com – Pecatur Iran Aryan Gholami mendapat apresiasi dari Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei karena telah menolak bertanding dengan pecatur dari Israel.

Sang Ayatullah, Ahad (24/2/2019), menerima kedatangan Gholami bersama keluarganya, dan memuji ketegasannya dalam bersikap terhadap kaum Zionis yang menjajah negeri dan bangsa tertindas Palestina.

Ayatullah Khamenei mendoakan kebaikan untuk Gholami dan orang-orang semisalnya karena dinilainya telah menjaga wibawa Islam maupun martabat bangsa Iran sendiri.

Selain itu, pemimpin tertinggi di Iran berserban hitam sebagai tanda keturunan Rasulullah saw ini juga mengucapkan selamat kepada kedua orang tua Gholami dan berdoa agar Gholami menjadi anak yang berbakti dan menjadi “pelipur mata di dunia dan akhirat” bagi keduanya.

Ayatullah Khamenei mengungkapkan rasa gembiranya karena Iran dapat mencetak remaja secemerlang Gholami yang telah menjadi teladan serta cerminan norma dan prinsip yang berlaku di negara Republik Islam Iran.

Lebih jauh, dia meminta kesediaan Gholami menghadiahkan medali yang diraihnya dalam kejuaraan catur kepada dia selaku pemimpin besar revolusi Islam Iran.

“Saya akan menerimanya darimu, tapi saya akan mengembalikannya kepadamu jika (sewaktu-waktu) saya ingin supaya medali itu ada dan terjaga padamu,” ungkap Sayyid Ali Khamenei kepada Gholami.

Aryan Gholami telah menolak bertanding dengan pecatur Israel dalam Kejuaraan Catur Dunia di Rilton, Swedia, beberapa waktu lalu. Aksi boikot itu dia lakukan sebagai bentuk dukungan kepada bangsa tertindas Palestina, meskipun dia akhirnya kehilangan satu poin dalam pertandingan. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*