Washington, LiputanIslam.com –  Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman (MbS) dalam wawancara dengan saluran TV CBS menyatakan bahwa jika Iran mengembangkan senjata nuklir maka Saudi “akan melakukan tindakan serupa secepatnya”.

Dalam wawancara yang sebagian isinya disiarkan Kamis (15/3/2018) itu MbS yang akan menemui Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Maret mendatang juga melontarkan pernyataan pedas terhadap Teheran dengan menyerupakan Pemimpin Besar Iran Ayatullah Ali Khamenei  dengan pemimpin NAZI Jerman Adolf Hitler.

Dia memastikan bahwa Saudi dapat meraih senjata nuklir secepatnya jika Iran mengembangkan senjata destruksi massal nomor wahid ini.

“ Iran bukanlah tandingan bagi Saudi, karena pasukan Iran tidaklah lebih kuat daripada lima besar pasukan terkuat di dunia Islam, dan ekonomi Saudi juga lebih besar daripada ekonomi Iran,” ujarnya.

Mengenai mengapa dia membandingkan Ayatullah Khamenei dengan Hitler, dia mengatakan, “Jelas, karena dia menginginkan ekspansi, ingin mengadakan proyeknya sendiri di Timur Tengah sehingga lebihmenyerupai Hitler yang pernah ingin berekspansi. Banyak negara di dunia dan Eropa semula tidak menyadari bahaya Hitler hingga terjadilah apa yang telah terjadi. Saya tidak ingin kejadian yang sama terjadi di Timteng.”

Mengenai bom nuklir dia mengatakan, “Kerajaan Arab Saudi tidak ingin mendapatkan bom nuklir, tapi tak syak lagi bahwa jika Iran mengembangkan bom nuklir maka kami akan melakukan tindakan yang sama secepat mungkin.”

Jubir Kemlu Iran Bahram Qasemi menanggapi pernyataan pedas ini dengan menyebut MbS sebagai orang berpikiran dangkal, penuh ilusi, suka, pendusta, dan tak mengerti politik dan tatakram sehingga sering berbicara tidak pada tempatnya dan jauh dari kebijaksanaan.

Qasemi menilai pernyataan tersebut menunjukkan tingginya fanatisme dan minimnya wawasan MbS sehingga “mengingatkan kami pada era Arab Jahiliah.” (mm/rayalyoum/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*