isis malaysiaMosul, LiputanIslam.com – Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali melakukan tindakan kejam dan sadis berupa pemenggalan kepala orang yang menentangnya. Kali ini korbannya adalah seorang dosen perempuan di kota Mosul, Irak utara. Parahnya, dosen bernama Hanaa Muhammad Fakhri al-Baghdadi itu dipenggal di depan keluarga dan anak-anaknya.

Sebagaimana diberitakan Alalam Jumat (17/10), anggota dewan tokoh masyarakat Mosul Mohammad Umar al-Shamri mengatakan bahwa wanita itu dieksekusi oleh ISIS karena telah membuat status di facebook berisikan kecaman terhadap kejahatan ISIS.

“Penduduk kota Mosul telah mengikuti prosesi pemakaman wanita yang gugur syahid itu setelah ISIS melakukan eksekusi jahat di depan keluarga dan anak-anak korban pada Kamis pagi. ISIS meminta supaya jangan sampai ada acara belasungkawa atas kematian korban,” ujarnya.

Al-Shamri menyebutkan bahwa penduduk berunjuk rasa atas kejahatan ISIS yang tak berprikemanusiaan tersebut. Menurutnya, ISIS telah mendirikan empat “pengadilan syariat” di Mosul, dan semua pengadilan itu dikelola oleh orang-orang yang memiliki rekam jejak yang buruk dan keji.

Sementara dewan tokoh Mosul menyatakan bahwa sebanyak 40 perempuan Mosul di daerah permukiman al-Nukmaniah untuk pertama kalinya telah membentuk pasukan perempuan anti ISIS.

“Pasukan peremuan yang terdiri atas 40 perempuan telah terbentuk di daerah permukiman al-Ni’maniyah yang merupakan bagian dari wilayah administrasi Mosul. Semua perempuan itu adalah para janda yang suaminya terbunuh di tangan ISIS,” ujar Ibrahim al-Thai, anggota parlemen Irak.

Dia menambahkan bahwa kaum perempuan itu berusaha melancarkan serangan terhadap para anggota ISIS di kawasan permukiman al-Nu’maniyah, Swis, Zarra’i, Aljazair dan Maliyah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL