Beirut, LiputanIslam.com –  Ketua parlemen Lebanon Nabih Berri, Kamis (11/5/2018),  menilai Suriah telah berhasil menciptakan “keseimbangan dalam ketakutan” antara Suriah dan Israel, dan dalam hal ini serangan puluhan roket ke kawasan pendudukan Golan pada 10 Mei lalu merupakan “peringatan telak” dari Suriah terhadap Israel.

Berri menambahkan bahwa tidak kecil kemungkinan tentara Suriah juga akan menggempur wilayah pendudukan Palestina jika Israel mengulangi serangannya ke wilayah Suriah.

Mengenai kemungkinan pecahnya perang terbuka antara Israel dan Suriah, pemimpin gerakan Amal di Lebanon ini berpendapat bahwa Israel dengan wilayah geografisnya yang kecil tidak akan diuntungkan oleh perang terbuka yang akan berkepanjangan.

“Karena itu, Tel Aviv memilih taktik menyerang kawasan-kawasan strategis di Suriah kemudian pulang,” ujar Berri.

Politisi Lebanon yang bersekutu dengan kelompok pejuang Hizbullah ini menambahkan bahwa perang sedemikian rupa juga akan sangat merugikan kepentingan Amerika Serikat (AS) di Suriah, dan jika itu terjadi maka orang-orang AS sendiri yang ada di Suriah juga akan sulit meramalkan perkembangannya. (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL