Baghdad, LiputanIslam.com –  Media War Cell (WMC) yang bernaung di bawah Kemhan Irak menyatakan 40 teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), beberapa di antaranya komandan, tewas ketika bermaksud melancarkan serangan teror terhadap para peziarah Muslim Syiah di kota Samarra, 125 utara Baghdad, Irak.

Dilaporkan bahwa puluhan teroris itu menemui ajalnya akibat serangan udara terhadap kamp militer di kawasan al-Jazirah, Samarra, hingga kamp ini luluh lantak bersama sejumlah tempat penginapan di dekatnya.

“Setelah gerombolan teroris ISIS mendapat serangan mematikan dari para pejuang pasukan keamanan kami mereka lantas berusaha mencari tempat berpijak di sana sini, tapi para ksatria gagah berani Irak meneropong mereka. Para pecundang ISIS merencanakan serangan teror di kota Samarra terhadap para peziarah (makam) dua imam Askari (as), dan menyiapkan 12 penyerang bunuh diri dan empat bom mobil di bawah pimpinan penjahat berjulukan Abu Abdurrahman,” ungkap WMC, Minggu (2/4/2017).

Lembaga ini melanjutkan, “Melalui pengintaian cermat oleh sel elang intelijen terhadap tempat-tempat keberadaan ISIS di kawasan al-Jazirah terpantaulah pergerakan di tempat-tempat penginapan yang ada dan di kamp militer tempat mereka berlatih. Bertolak dari informasi sel elang intelijen Kemendagri dan dengan koordinasi komando operasi gabungan, jet-jet tempur pasukan udara telah menghancurkan kamp tersebut dan penginapan-penginapan yang ditempati para penyerang bunuh diri.”

Mengenai akibat serangan ini WMC menjelaskan, “Operasi ini menyebabkan 25 teroris tewas dalam kamp, sebagaimana 15 lainnya juga binasa dalam penginapan, 10 di antaranya penyerang bunuh diri.”

Samarra sejak dua hari sebelumnya didatangi oleh jutaan peziarah untuk memperingati kesyahidan salah satu imam kaum Muslim Syiah, Imam Ali al-Hadi ra, yang makamnya berada di Samarra. (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL