ما مصير أكثر من 200 شيشاني حاولوا الانشقاق عن "داعش"؟Moskow, LiputanIslam.com – Sebanyak lebih dari 200 teroris asal Cechnya dan negara-negara Asia Tengah tewas dieksekusi oleh ISIS dalam tiga bulan terakhir ini karena mereka bermaksud keluar dari kelompok teroris takfiri pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi tersebut. Demikian dilaporkan Russia Today berdasarkan pernyatan para aktivis oposisi Suriah yang mengutip keterangan seorang tokoh teroris yang sudah keluar dari ISIS.

“Para anggota itu bermaksud keluar dari IS (ISIS) dan bergabung dengan Front al-Nusra (cabang al-Qaeda di Suriah), namun niat mereka itu berhasil diungkap oleh pihak komandan keamanan IS sehingga mereka digelandang ke kawasan al-Ukairashi di pinggiran kota Raqqa. Di situ mereka dieksekusi lalu mayat mereka dibuang di kawasan al-Hutah di pinggiran Raqqah karena di situ banyak lobang-lobang alami besar dan memang menjadi tempat ISIS membuang mayat-mayat korbannya sejak mereka menguasai kawasan ini,” ungkap mantan komandan koordinator ISIS level dua tersebut.

Dia juga menjelaskan bahwa ratusan orang itu berasal dari Cehcnya, Turkestan dan negara-negara Kaukasus. Mereka dihabisi dengan peluru senjata otomatis setelah mereka meninggalkan tempat-tempat tugas mereka.

Menurutnya, mereka ingin kabur dari ISIS karena mereka merasa keliru “berjihad” bersama ISIS dan seharusnya berperang bersama Front al-Nusra melawan pasukan pemerintah Suriah dan Rusia. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL