Beirut, LiputanIslam.com –   Pesenahat Pemimpin Besar Iran urusan internasional, Ali Akbar Velayati, dalam kunjungannya ke Beirut, ibu kota Lebanon, Jumat (3/11/2017), menegaskan bahwa agenda Amerika Serikat (AS) kandas di Irak maupun Suriah, dan SAA akan terus bergerak sampai membebaskan kota Raqqa di bagian utara Suriah.

Dalam jumpa pers usai pertemuan dengan ketua parlemen Lebanon, Nabih Berri, Veleyati mengatakan bahwa Pasukan Arab Suriah (SAA) dalam waktu dekat ini akan bergerak maju di berbagai kawasan di sebelah timur Sungai Furat.

Dia menuding AS sengaja berposisi di kawasan Timur Suriah dengan tujuan membelah Suriah menjadi dua bagian.

“AS tidak akan berhasil di Irak, dan tidak akan berhasil pula di Suriah,” katanya.

Mantan Menlu Iran ini menjelaskan bahwa SAA akan terus bergerak maju bahkan sampai membebaskan  kota Raqqa yang direbut oleh Pasukan Demokrasi Suriah (aliansi Arab-Kurdi) yang didukung AS dari kelompok teroris ISIS pada pertengahan Oktober lalu.

Pada kesempatan lain usai pertemuan dengan Perdana Menteri Lebanon Saad Hariri di kantornya di pusat kota Beirut Velayati menyebut “kemenangan atas organisasi teroris ISIS merupakan kemenangan bagi kita semua” dan memastikan bahwa kawanan teroris berfaham Salafi/Wahabi ini didukung oleh Rezim Zionis Israel dan AS.

Mengenai Irak, Velayati menyambut baik tindakan pemerintah pusat Irak terhadap pemerintah otonomi Kurdistan Irak. Dia menilai keberhasilan Irak mengatasi gerakan separatisme juga merupakan bagian dari rangkaian kemenangan.

Sedangkan mengenai Lebanon dia  mengatakan bahwa Iran mendukung stabilitas Lebanon dan menilai kemenangan negara ini atas terorisme sebagai kemenangan kubu resistensi anti Israel.

Ali Akbar Velayati juga di hari yang sama juga mengadakan pertemuan dengan Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah untuk membicarakan perkembangan situasi politik di Lebanon, Suriah, dan Timteng secara umum.

Hizbullah dalam statemennya menyatakan bahwa Sayyid Nasrallah telah menerima kunjungan Velayati yang datang bersama  Dubes Iran untuk Lebanon, Sayyid Mohammad Fathali. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL