Hyderabad, LiputanIslam.com –  Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan bahwa Barat telah menciptakan kelompok-kelompok takfiri dengan tujuan memecah belah umat Islam. Takfiri adalah kecenderungan mengafirkan pihak lain yang tak sependapat.

“Dunia Barat telah merecoki negara-negara Muslim dengan perselisihan di antara mereka sendiri,” kata Rouhani dalam pidato pada sebuah pertemuan dengan para alim ulama dan tokoh Muslim di kota Hyderabad, India, Kamis (15/2/2018).

Menurutnya, Barat telah menimbulkan perpecahan di tengah umat Islam dan membidani lahirnya kelompok-kelompok teroris takfiri atas nama Islam dan Jihad, padahal mereka tidak ada kaitannya dengan Islam.

Dia menjelaskan bahwa meskipun ada beberapa perbedaan pendapat antara Sunni dan Syiah, namun keduanya telah sekian abad hidup berdampingan secara damai, dan di Irak serta Suriah semua umat beragama juga hidup bersama dan rukun.

Rouhani kemudian memuji India dengan menyebutnya”museum kerukunan hidup antaragama, kepercayaan dan keyakinan yang berbeda.”

Mengenai Iran sendiri dia mengatakan bahwa negara republik Islam ini selalu menyerukan persatuan, kemerdekaan, dan kebijakan “Pandanglah Timur” serta berdiri bersama negara-negara regional untuk memberantas perang dan kekerasan.

Presiden Iran juga mengatakan bahwa problematika negara-negara Muslim tak dapat dipecahkan dengan senjata dan sarana militer, melainkan dengan logika, nalar, dan dialog.

Dia juga menegaskan bahwa Tejeran tidak menghendaki adanya kesenjangan hubungan Iran dengan negara-negara sahabatnya.

“Kami tidak menghendaki adanya jarak dengan negara Muslim manapun, atau negara-negara regional dan bangsa-bangsa sahabat,” tuturnya.

Rouhani mengadakan kunjungan ke India selaku ketua delegasi politik-ekonomi tingkat tinggi Iran.

Selama tiga hari kunjungan ke Negeri Dewata ini Teheran dan New Delhi diperkirakan akan menandatangani sekira 15 kesepakatan kerjasama perdagangan dan ekonomi.

Rouhani akan mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Sabtu (17/2/2018), dan saat itu keduanya diharapkan menandatangani kesepakatan yang memungkinkan India menjalankan tahap pertama proyek pelabuhan Chabahar di Iran. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*