Ramallah, LiputanIslam.com –  Lembaga Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan tiga orang Palestina gugur sementara 767 orang lainnya terluka dalam bentrokan antara warga Palestina dan pasukan Israel di berbagai pendudukan wilayah Tepi Barat, Al-Quds, dan Jalur Gaza, Jumat (8/12/2017).

Para korban itu tercatat berjatuhan akibat 61 peluru tajam, 200 peluru karet, 479 gas air mata, dan 27 alat kekerasan lain, dan mereka bukan hanya pria dewasa, melainkan juga perempuan dan anak kecil.

Di Gaza, 155 orang cidera, tiga di antaranya dalam kondisi kritis.  Di wilayah ini pasukan Israel juga menyerang mobil-mobil ambulan milik lembaga Bulan Sabit Merah Palestina, dan sebanyak 65 orang korban gas air mata dirawat di jalanan.

Pasukan Israel bahkan mengerahkan jet tempur di Jalur Gaza untuk menyerang posisi Hamas di kawasan Al-Sudaniah, namun serangan ini hanya menimbulkan kerusakan materi dan tidak sampai menjatuhkan korban jiwa maupun luka.

Serangan udara ini terjadi setelah militer Israel mengaku telah merontokkan satu roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza.

Seperti diketahui, situasi di Palestina memanas dan umat Islam di berbagai penjuru dunia menunjukkan protes dan kemarahannya setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat keputusan mengakui kota Al-Quds (Baitul Maqdis/Yerussalem) sebagai ibu kota Israel. (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL