Ramallah, LiputanIslam.com –  Lembaga Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan lebih dari 150 orang Palestina cidera di berbagai wilayah pendudukan, 10 di antaranya terkena peluru tajam, dalam bentrokan terbaru warga Palestina dengan pasukan Israel, Minggu (10/12/2017).

Beberapa orang Palestina cidera diterjang peluru karet dalam bentrokan Minggu sore dengan pasukan Israeldi pos Hawarah, selatan Nablus, Tepi Barat.

Sumber lokal mengatakan bahwa pasukan Israel melepaskan tembakan peluru karet dan gas air mata terhadap warga Palestina yang berunjuk rasa di pos tersebut untuk memrotes keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui Al-Quds (Yerussalem) sebagai ibu kota Israel. Enam orang terluka akibat serangan ini, dan pasukan Israel menutup pos itu dari dua arah.

Bulan Sabit Merah Palestina mencatat empat orang Palestina juga cidera terkena gas air mata di Gerbang Al-Birah, Bet Eil, empat lainnya terkena peluru tajam di Al-Urub, Al-Khalil, dan empat lagi terkena gas air mata di Gerbang Al-Zawiyah.

Selain itu, juga jatuh beberapa korban luka lain di pihak warga Palestina, yaitu dua orang di dekat masjid Bilah dan Rabah di Betlehem, lima di kamp pengungsi Ayedah, dan 24 di Tulkarem.

Di beberapa kawasan lain di Tepi Barat dan Jalur Gazajuga jatuh beberapa korban luka, enam di antaranya anak kecil.

Di pihak Israel, satu petugas keamanan bus Israel menderita luka parah ditikam warga Palestina di Al-Quds.

Sayap militer Hamas, Brigade Ezzeddin Al-Qassam, menegaskan, “Kami bersama rakyat untuk menuliskan cerita kebinasaan rezim pendudukan dan penjahat (Israel) dari negeri dan kesucian kami.”

Al-Qassam menyatakan bahwa dalam beberapa mendatang Israel akan menyesali kesalahannya meremehkan tekad dan kehendak resistensi bangsa Palestina. (mm/alalam/pic)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL