Awamiyah, LiputanIslam.com –  Media Arab Saudi dan para aktivis, Rabu (2/8/2017), melaporkan bahwa ratusan orang mengungsi dari distrik Awamiyah di daerah Qatif di bagian timur negara ini akibat eskalasi kontak senjata antara pasukan Saudi dan para pemuda setempat.

Para aktivis menuduh aparat keamanan dan tentara Saudi memaksa penduduk keluar dari Awamiya dengan melepaskan tembakan secara membabi buta ke rumah-rumah agar penduduk panik dan ketakutan.

Di media sosial tersebar seruan untuk penyediaan tempat bagi warga Awamiyah yang mengungsi.

Sumber-sumber lokal Saudi sebelumnya memastikan dua pemuda Awamiya terbunuh akibat tembakan pasukan Saudi.

Reuters mengutip laporan laman berita Mirat al-Jazeera mengenai pernyataan penduduk Awamiyah bahwa situasi di distrik ini sangat rawan.

TV resmi Saudi menyebutkan otoritas negara ini meminta para pengungsi mendatangi kantor wilayah setempat untuk meminta tempat tinggal sementara atau ganti rumah-rumah yang terpaksa mereka tinggalkan.

Di Bahrain yang mayoritas penduduknya juga bermazhab Syiah terjadi unjuk rasa di sejumlah daerah mengutuk “kejahatan rezim Saudi” terhadap penduduk Awamiyah.

Koran Guardian terbitan Inggris melaporkan bahwa para pejabat Kanada mengaku prihatian atas adanya laporan mengenai penggunaan mobil-mobil lapis baja oleh otoritas Arab Saudi dalam operasi keamanan di Awamiya.

Kawasan timur Saudi merupakan kawasan kaya minyak yang mayoritas penduduknya bermazhab Syiah dan belakangan ini berusaha melawan penindasan rezim Wahabi dan klan al-Saud terhadap mereka yang sudah selama puluhan tahun. (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL