bendungan mosulArbil, LiputanIslam.com – Pasukan Kurdi Irak, Peshmerga, berhasil merebut kembali Bendungan Mosul di Irak utara dari cengkraman militan takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), demikian dinyatakan para pejabat Kurdi Irak, Ahad (17/8), sebagaimana dilansir PressTV.

Mereka mengatakan Peshmerga berhasil memukul mundur dan mengusir pasukan ISIS dari waduk terbesar di Irak yang dikuasai oleh para teroris tersebut sejak 7 Agustus lalu.

Menurut sumber-sumber Kurdi, pasukan Peshmerga kini dalam proses pembersihan lokasi sekitar bendungan penyupai kebutuhan air bersih dan listrik itu dari ranjau.

Pembebasan bendungan Mosil berhasil dilakukan Peshmerga dengan bantuan serangan udara pasukan Amerika Serikat (AS) dan Irak selama dua hari berturut-turut. Pasukan AS mulai menyerang ISIS setelah lokasi keberadaannya didekati oleh kawanan bersenjata ISIS.

Laporan lain yang dikutip IRNA menyebutkan bahwa menurut sumber-sumber keamanan Irak, sebanyak 50 anggota ISIS tewas akibat serangan udara AS ke beberapa posisi ISIS di utara kota Mosul.

Sedangkan menurut situs pemberitaan Al-Youm al-Sabea, seorang petinggi militer Irak menyatakan bahwa pasukan Peshmerga terus bergerak dan berhasil merebut kawasan Batnaya, 60 kilometer utara Mosil, dari tangan kawanan teroris ISIS.

Selain itu, terjadi pula pertempuran Peshmerga melawan ISIS di sebelah timur kota Baquba mengakibatkan 13 teroris tewas, satu di antaranya pria asal Arab Saudi bernama Abdullah al-Udaili yang dikenal sebagai ketua bidang informasi ISIS di provinsi Diyala. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL