People watch as smoke billows from al-Qasr hotel after it was hit by explosions in the western suburbs of Yemen's southern port city of AdenSanaa, LiputanIslam.com – Hotel al-Qasr di kawasan al-Buraiqah di bagian barat Aden, Yaman selatan, dihantam rudal hingga jatuh sedikitnya puluhan korban tewas dan luka di pihak militer Uni Emirat Arab (UEA) dan milisi Yaman pro Saudi, Selasa (6/10).

Alalam menyebutkan bahwa serangan rudal itu menghantam hotel yang menjadi tempat penginapan Khaled Bahah,perdana menteri pemerintahan presiden pelarian Mansour Hadi. Serangan itu menimbulkan ledakan keras yang disusul kobaran api dan kepulan asap tebal.

Menurut reporter Alalam, markas pasukan UEA di kawasan al-Buraiqah hancur total, sedangkan jumlah korban tewas banyak sekali dan dilarikan dengan mobil-mobil ambulan.

Nayef al-Bakri, menteri pemuda dan olah raga pemerintahan pengasingan Presiden Mansour Hadi menyatakan korban tewas hanya dua orang, sedangkan korban luka 15 orang dari pihak pemerintahannya.

Namun beberapa sumber pemerintah Yaman lain dalam wawancara dengan Aden al-Ghad menyatakan sedikitnya 18 tentara UEA dan milisi Yaman pro-Saudi tewas akibat serangan itu.

CNN memberitakan sedikitnya 15 orang tewas, empat di antaranya tentara UEA, berdasarkan laporan kantor berita UEA, WAM. Sedangkan kantor berita Arab Saudi, SPA, menyebutkan satu tentara negara ini juga termasuk korban tewas.

Menteri transportasi pemerintahan pengasingan Yaman Badr Basalma mengatakan ada tiga roket yang jatuh, dua diantaranya menghantam bangunan hotel, sementara satu lagi jatuh di lahan terbuka di sekitarnya.

Dia menyalahkan pasukan Ansarullah (Houthi) dan tentara Yaman yang loyal kepada mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

“Hanya merekalah (Ansarallah) yang memiliki kapasitas teknis untuk berbuat demikian,” katanya.

Dia menuding Ansarullah memiliki rudal-rudal jarak jauh dengan tingkat akurasi yang tinggi berkat dukungan teknologi dari Iran.

Adapun berita mengenai kondisi Khaled Bahah dan beberapa anggota pemerintahan pengasingan lainnya masih simpang siur. Serangan rudal itu terjadi ketika mereka semua berada di dalam hotel.

Al-Mayadeen menyebutkan bahwa kelompok teroris takfiri ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut. Melalui akunnya di beberapa medsos mereka menyatakan serangan itu ditujukan terhadap tentara Arab Saudi dan UEA yang ada di Yaman. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL