roket ansarullah yamanSanaa, LiputanIslam.com – Tentara Yaman dan milisi Ansarullah (Houthi) berhasil menguasai beberapa kawasan permukiman lagi di kota Lahij, Yaman. Demikian dilaporkan AFP dari Sanaa, ibu kota Yaman, Rabu (29/7).

Perkembangan ini terjadi menyusul pertempuran sengit antara Ansarullah di satu pihak dan kelompok teroris al-Qaeda dan milisi pendukung presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansur Hadi di pihak lain yang telah berlangsung beberapa hari di kota Lahij dan mengakibatkan sekitar 200 anggota al-Qaeda dan milisi pro-Mansur Hadi terbunuh.

Berbagai laporan dari Lahij menyebutkan bahwa Ansarulllah, tentara Yaman dan komite-komite revolusi rakyat Yaman telah menguasai sebagian besar kota Lahij, sementara banyak fasilitas infrastruktur di sana mengalami kerusakan akibat serangan udara Arab Saudi dan para teroris.

Penduduk Lahij menuding milisi pro-Hadi telah membom tempat-tempat pembuatan roti dan sekolah-sekolah sehingga melambungkan harga roti, bahan makanan dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Di bagian lain, jet-jet tempur Saudi dilaporkan telah melepaskan puluhan roket ke berbagai kawasan di provinsi Aden, pangkalan udara al-Anad di provinsi Lahij, beberapa kawasan di distrik Haradh, provinsi Hajjah, kepulauan di provinsi Hadidah, kawasan-kawasan al-Hashamah, al-Malahidh, Shaqdam, al-Minzalah, jalur antara al-Dhahir dan Shada di provinsi Saadah, dan kawasan al-Ain di provinsi Abyan.
Sementara itu, sebagaimana dilaporkan al-Mayadeen, Kementerian Pertahanan Yaman menyatakan tiga kawasan militer al-Qashibat, al-Qaim dan al-Khubah di Arab Saudi telah menjadi sasaran serangan rudal pasukan Yaman.

Beberapa waktu lalu pasukan Yaman juga telah menembakkan beberapa rudal Scud ke posisi-posisi militer Arab Saudi, mengakibatkan satu komandan pasukan udara Saudi terbunuh.

Laporan lain dari Reuters menyebutkan seorang pejabat keamanan Yaman mengatakan bahwa satu bom mobil meledak di depan Masjid al-Faidh al-Hatami milik aliran Ismailiyah di kawasan Naqm di timur kota Sanaa, menewaskan tiga orang dan melukai tujuh lainnya.

Kelompok teroris takfiri ISIS menyatakan bertanggungjawab atas serangan ini dengan anggapan bahwa para penganut aliran ini merupakan bagian dari kelompok Ansarullah.

Rahman Karim al-Hisyami dalam wawancara dengan Fars News di Sanaa menuding Arab Saudi telah membebaskan 2000 teroris dan melatih mereka di pangkalan militer Jazan, Arab Saudi, untuk bergerak menebar teror bom di masjid-masjid Yaman agar tercipta konflik bernuansa agama dan mazhab di Yaman.

“Badan-badan intelijen dan keamanan rezim Saudi telah mengerahkan para anteknya untuk mengobarkan fitnah bernuasa mazhab antara Syiah dan Ahlussunnah, namun konspirasi demikian tidak akan efektif karena masyarakat sudah mengetahuinya,” ungkap al-Hisyami.

Dia menambahkan, “Para pejuang berhasil meringkus sekelompok teroris dukungan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang memiliki misi meledakkan gereja-gereja Yaman agar kemudian Ansarullah menjadi sasaran tuduhan.” (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL