Diyala, LiputanIslam.com –  Tak kurang dari 120 kombatan kelompok teroris takfiri ISIS tewas digempur pasukan Irak dalam pembebasan distrik al-Sihah di bagian barat Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, Irak utara.

“ISIS kehilangan 120 orang bersenjatanya dalam pertempuran di distrik al-Sihah di sisi barat Mosul yang berlangsung selama beberapa hari ini,” ungkap juru bicara pasukan kontra-teror Irak, Brigjen Sabah al-Nooman dalam keterangan persnya, seperti dilansir kantor berita Turki, Anadolu, Sabtu (3/6/2017).

Dia menjelaskan bahwa pasukan ini diharapkan dapat bertemu dengan pasukan kepolisian federal, pasukan reaksi cepat, dan tentara dari arah utara untuk memperketat kepungan terhadap kota lama di Mosul barat.

Al-Nooman memastikan luas area yang masih dikuasai ISIS tidak sampai 3 atau 4 kilometer persegi, namun tidak menyebutkan kapan kira-kira operasi militer penumpasan ISIS di Mosul  ini akan selesai.

Sehari sebelumnya, Letjen Abdul Amir Rashid Yarallah dalam laporan segeranya menyatakan pasukan kontra teror berhasil membebaskan distrik al-Sihah I sehingga sudah tidak ada lagi kawasan yang dikuasai ISIS kecuali distrik al-Shifa dan al-Zanjabili serta beberapa bagian kota lama Mosul.

Di bagian barat provinsi Nineveh, pasukan Irak mulai menggali parit di sepanjang kawasan yang telah mereka bebaskan dari cengkraman ISIS pekan lalu.

Seorang perwira berpangkat kapten mengatakan bahwa penggalian itu ditujukan untuk menghalangi pengiriman logistik teroris dari wilayah Suriah dan kawasan ini terus dipantau oleh pasukan Irak.

Pekan lalu Perdana Menteri Irak Haider Abadi menyatakan pemerintahannya sudah mengatur langkah untuk mengontrol perbatasan Irak-Suriah demi mencegah lalu lintas ISIS bersamaan dengan berlanjutnya proses penuntasan operasi pembebasan Mosul. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL