Moskow, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) berhasil merebut kembali secara total tiga provinsi di bagian selatan negara ini, yaitu Daraa, Quneitra, dan Suwayda yang berbatasan dengan Yordania.

Petinggi militer Rusia di Suriah Jenderal Sergei Rudskoy dalam sebuah pertemuan di Moskow, Kamis (2/8/2018), mengatakan, “Pasukan Suriah yang didukung jet tempur Rusia telah menghancurkan secara total pasukan IS (ISIS) dan Front al-Nusra serta merebut kembali provinsi Suwayda, Daraa, dan Quneitra.”

Dia menjelaskan bahwa SAA telah melancarkan operasi militer istimewa yang membuatnya berhasil membebaskan kawasan seluas 3332 kilometer persegi dari para “jihadis” dan menguasai 146 daerah.

Kelompok pemberontak Suriah semula menguasai 70% wilayah provinsi Quneitra dan Daraa sebelum SAA melancarkan serangan, sementara ISIS saat itu hanya berkuasa di kawasan Haud al-Yarmouk di ujung provinsi Daraa.

Rudskoy menambahkan, “Pasukan Suriah telah merebut kembali seluruh wilayah perbatasan antara Suriah dan Yordania, dan sudah tersedia kondisi untuk memulai lagi aktivitas pasukan penjaga perdamaian internasional di Dataran Tinggi Golan.”

Rusia yang turun tangan di Suriah sejak 2015 untuk membantu pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad menumpas pemberontakan dan terorisme akan mengirim pasukannya di Golan untuk mengantisipasi tindakan provokatif antara Suriah-Israel.

Di pihak lain, militer Israel mengaku telah melancarkan serangan udara terhadap kawanan bersenjata di bagian yang dikuasai Suriah di Dataran Tinggi Golan. Tanpa memberikan keterangan rinci, Badan Penyiaran Israel menyatakan, “Serangan Israel telah menewaskan 7 orang bersenjata.”

Bersamaan dengan ini, Menhan Israel Avigdor Lieberman menyebut Suriah “telah kembali kepada kondisinya sebelum terjadi perang saudara.”

Dia menambahkan, “Israel tidak mencampuri urusan internal Suriah, namun konsisten mengamankan kepentingannya sesuai perjanjian de-militerisasi tahun 1974, tetap menolak keberadaan militer Iran di Suriah, dan mencegah segala upaya pengiriman senjata (Iran) kepada Hizbullah di Lebanon melalui daratan Suriah.” (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*