hizbullah dan palestina Ramallah, LiputanIslam.com – Sebagaimana  Tunisia dan Aljazair, Palestina juga menolak terorisasi Hizbullah oleh  Dewan Menteri Dalam Negeri Liga Arab dan Dewan Kerjasa Teluk (Gulf Cooperation Council /GCC). Demikian dilaporkan situs Ramallah News, Jumat (4/3).

Menurut situs ini, di tengah masyarakat luas Palestina terjadi penolakan terhadap statemen anti Hizbullah yang diprakarsai oleh Saudi cs tersebut. Masyarakat Palestina menilai statemen itu sebagai “penyesuaian dengan saran-saran Zionis, dan tidak membantu siapapun kecuali musuh umat dan musuh Palestina (Israel).”

Selain itu, lanjut Ramallah News, banyak kalangan di Palestina menilai deklarasi anti Hizbullah itu tak ubahnya dengan cemoohan secara terbuka terhadap segala bentuk muqawamah (perlawanan) terhadap Rezim Zionis Israel.

“Deklarasi ini mencoreng dahi Dewan Kerjasama Teluk, sebab Hizbullah adalah hizb (kelompok/golongan) yang bangkit melawan musuh, Israel, dan membela kehormatan Arab dan Palestina,” tegas Jamil Mazhar, ketua Front Rakyat Pembebasan Palestina (Popular Front for the Liberation of Palestine/PFLP).

Pernyataan senada juga dilontarkan oleh pemimpin Gerakan Jihad Islam Palestina, Khidr Habib, dengan menyebut dekralasi itu sama sekali tidak merepresentasikan bangsa Arab Palestina yang terlibat langsung dalam konflik dengan Israel yang juga merupakan musuh bebuyutan Hizbullah.

“Deklarasi ini tidak mewakili rakyat Palestina, dan Hizbullah adalah kelompok yang tangguh melawan musuh, Zuonis, serta terhormat karena telah berhasil membebaskan Lebanon selatan dari pendudukan Israel,” tuturnya. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL