Riyadh, LiputanIslam.com –   Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi mengutuk serangan rudal cruise pasukan Ansarullah Yaman ke Bandara Abha, Saudi, mengancam akan melancarkan serangan balik yang “sengit”, dan menyebut nama Iran terkait dengan senjata-senjata baru yang digunakan oleh Ansarullah.

Juru bicara pasukan koalisi Arab Kol. Turki al-Maliki menyatakan bahwa pengakuan Ansarullah atas serangan ke bandara itu “merupakan pengakuan terbuka untuk tanggungjawabnya secara penuh atas serangan yang menyasar obyek-obyek dan warga sipil” sehingga berkemungkinan meningkat menjadi “kejahatan perang.”

Dia menambahkan bahwa serangan itu membuktikan keberhasilan Ansarullah Yaman meraih “senjata istimewa baru, dan kontinyuitas rezim Iran menyokong dan melakukan tindakan teror lintas perbatasan.”

Pasukan koalisi pimpinan Saudi kemudian bersumbar akan menempuh “tindakan sengit dan segera untuk menghalau milisi teroris ini”, dan menegaskan bahwa “akan selesai perhitungan terhadap anasir teroris yang bertanggung merencanakan dan mengimplementasikan serangan teror ini.”

Seperti pernah diberitakan, Unit Rudal Yaman mengaku telah melepaskan rudal bersayap jenis cruise ke Bandara Internasional Abha di wilayah selatan Arab Saudi pada dini hari Rabu (12/6/2019).

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Sarie menyatakan bahwa rudal cruise yang ditembakkan ke Bandara Abha, Arab Saudi, tepat mengena sasaran berupa menara pengatur lalu lintas udara (Air Traffic Controller/ATC) sehingga aktivitas penerbangan di bandara ini berhenti. (mm/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*