saudi-pohon-terkutukBaghdad,LiputanIslam.com –   Di tengah perang propaganda antara Iran dan Arab Saudi yang berkobar sejak beberapa hari lalu terkait dengan tragedi Mina pada musim haji tahun 2015, Baghdad, ibu kota Irak, diwarnai baleho-baleho bertuliskan kecaman terhadap Kerajaan Arab Saudi.

Sebagaimana dilaporkan al-Alam, Rabu (7/9/2016), di Baghdad telah berdiri banyak baleho bertuliskan “Keluarga Saudi, Pohon Terkutuk” untuk menggambarkan penyimpangan dan kekejaman para penguasa dinasti al-Saud.

Baleho-baleho ini didirikan oleh masyarakat Irak sehari setelah Pemimpin Besar Iran Ayatullah Uzhma Sayyid Ali Khamenei merilis pesan haji berisikan kecaman terhadap Saudi yang antara lain menyebut dinasti al-Saud sebagai pohon terkutuk.  (Baca: Khamenei Rilis Pesan Haji Berisikan Kecaman Terhadap Saudi, Bagaimana Tanggapan Riyadh?)saudi-pohon-terkutuk3

“Pohon terkutuk” adalah istilah yang berasal dari kitab suci al-Quran dalam surat al-Isra’ ayat 60 untuk menyebut pohon Zaqqum yang tumbuh di dasar neraka dan menjadi makanan yang menyiksa para penghuni neraka sebagaimana disebutkan dalam surat al-Shaffat ayat 62-65. (Baca: Mufti Saudi Anggap Iran Majusi, Ini Tanggapan Iran)

Predikat pohon terkutuk dilekatkan pada dinasti al-Saud erat kaitannya dengan realitas bahwa penguasa di negeri yang dulu bernama Hijaz itu selama ini telah menghamburkan kekayaannya untuk menebar faham Salafi/Wahabisme yang berbau kekerasan, takfiri, intoleransi, sektarianisme, radikalisme, ekstrimisme dan terorisme di dunia, sebagaimana telah ditegaskan dalam konferensi Ahlussunnah Waljamaah sedunia di Grozny, ibu kota Cechnya, 25-27 Agustus 2016. (Baca: Blak-Blakan Muktamar Aswaja Sedunia Soal Wahabisme )

saudi-pohon-terkutuk4Dalam salah satu baleho yang terpampang di sebuah jalan di Baghdad tertulis; “Pohon terkutuk. Para penjahat bengis keluarga al-Saud telah menyekap para korban luka dalam kontainer-kontainer tertutup, dan bukannya merawat, mereka malah membuat para korban itu mati syahid.”

Tulisan ini berkaitan dengan para korban gugur dalam tragedi Mina di mana banyak korban dalam insiden berdesakan itu tidak diperiksa terlebih dahulu antara yang masih hidup dan yang sudah meninggalkan. Akibatnya, banyak korban yang masih hidup bukannya dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, melainkan malah ditumpuk begitu saja bagaikan binatang di dalam kontainer pendingin hingga mereka gugur sebagai syuhada.

Pada satu baleho lain tertulis; “Keluarga al-Saud. Kebertahanan mereka di singgasana adalah jaminan untuk membela para mustakbirin di dunia dan bersekutu dengan Zionis dan Amerika. Pohon terkutuk.”

Seiring dengan ini, di berbagai media sosial juga tersebar hashtag berbahasa Arab yang berbunyi “al-syajarah al-mal’unah” dengan arti “pohon terkutuk” . Selain itu, juga beredar banyak karikatur yang antara lain menggambarkan sejarah terbentuknya dinasti al-Saud dan keterjerumusan fanatisme buta ke dalam neraka. (Baca: Politisasi Haji Arab Saudi)

Hastag ini tersebar luas dan dari situ pula banyak orang-orang Saudi sendiri yang mengekspresikan kebencian mereka terhadap keluarga al-Saud. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL