Montreal, LiputanIslam.com –  Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), Selasa (8/8/2017), menyatakan bahwa Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA) telah menyetujui pembukaan jalur udara untuk Qatar Airways yang diboikot oleh Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir sejak 5 Juni lalu.

Juru bicara ICAO yang berbasis di Montreal, Anthony Philbin, menjelaskan bahwa jalur udara yang dibuka itu mencukup semua jalur yang ada, termasuk rute-rute baru “temporal maupun kontingensi” untuk Qatar Airways.

Menurutnya, sejak 5 Juni lalu ICAO telah menghubungi sejumlah negara di Timteng untuk mencapai kesepakatan mengenai akses zona udara bagi pesawat Qatar yang sudah terdaftar.

Arab Saudi, Bahrain, UEA, dan Mesir memutus hubungan diplomatik dan transportasi dengan Qatar sejak lebih dari dua bulan lalu dengan dalih sanksi atas dukungan Qatar kepada terorisme. Dampak pertama tindakan ini ialah keterlantaran banyak penumpang dan turunnya tarif Qatar Airways.

Menteri Transportasi Qatar Jassim Saif Ahmed Al-Sulaiti bulan lalu mengatakan blokade tersebut telah menelan keuntungan Qatar Airways akibat mahalnya penempuhan rute memutar di sekitar wilayah udara yang ditutup.

Philbin mengatakan bahwa ICAO, Qatar, Bahrain dan UEA memantau langkah-langkah pengelolaan lalu lintas udara dan bisa mereka akan mengalami perubahan lebih lanjut di masa mendatang, jika diperlukan, dengan kesepakatan bersama. (mm/financialpost)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL