iran Abbas-AraqchiTeheran, LiputanIslam.com – Sebanyak lebih dari 30 negara mengadakan pertemuan di Teheran, ibu kota Iran, Senin (4/8) untuk membahas krisis Gaza, demikian dikatakan oleh Deputi Menteri Luar Negeri Iran Urusan Hukum dan Internasional, Abbas Araqchi, sebagaimana dilansir Alalam.

Pertemuan itu melibatkan para menteri luar negeri 13 negara anggota Komisi Palestina Gerakan Non-Blok (GNB), yaitu Iran, Palestina, Aljazair, Mesir, Sinegal, Afrika Selatan, Zimbabwe, Gambia, Malaysia, Indonesia, Bangladesh, India dan Kuba. Selain itu, sekitar 20 negara lain dari Asia dan Afrika juga dijadwal menghadiri pertemuan yang hanya berlangsung sehari tersebut.

Araqchi mengatakan bahwa tidak semua yang hadir dalam pertemuan ini adalah menteri luar negeri, melainkan ada sebagian negara yang hanya mengirim wakil menteri luar negeri, termasuk Mesir. Sedangkan otoritas Palestina mengirim menteri luar negeri barunya, Riyadh al-Maliki.

Pertemuan itu mengagendakan pembahasan mengenai perkembangan situasi Gaza dan kejahatan Israel di sana untuk kemudian mendeklarasikan sikap dan penawaran solusi.

Laporan terbaru dari Alalam menyebutkan bahwa Presiden Iran Hassan Rouhani dalam pidato pembukaan pertemuan tersebut meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) supaya segera turun tangan menghentikan pembantaian Israel terhadap orang-orang Palestina di Jalur Gaza.

Dia juga mengatakan bahwa Israel menggila dalam aksinya itu karena masyarakat internasional memilih sikap bungkam. Menurutnya, Amerika Serikat dan beberapa anggota DK PBB menutup mata di depan kejahatan Israel dan justru membela pihak yang zalim. Dia lantas menyerukan supaya masyarakat dunia bergerak bersama untuk membela hak-hak sah bangsa Palestina.

Sementara itu, Menlu Palestina Riyadh al-Maliki dalam pidatonya mengatakan bahwa agresi Zionis ke Gaza sudah direncanakan sebelumnya oleh Tel Aviv dengan tujuan melancarkan pembasmian etnis. Dia meminta Komisi Palestina GNB menggelar sidang darurat GNB untuk menekan lembaga-lembaga internasional, khususnya PBB, agar bertindak untuk menghentikan kejahatan Israel terhadap bangsa Palestina. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL