khamenei dan tentara iranTeheran,LiputanIslam.com   Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, Minggu (18/9/2016) kembali mengingatkan bahaya perundingan negara ini dengan Amerika Serikat (AS), dan menolak perundingan dengan Washington mengenai isu-isu regional Timteng.

“Hikmat kebijaksanaan menuntut kewaspadaan mutlak terhadap orang yang mengungkapkan permusuhannya (terhadap Iran)… AS menekankan keharusan (Iran) berunding dengannya mengenai isu-isu regional Asia Barat (Timteng), terutama Suriah, Irak, Lebanon, dan Yaman” ungkapnya dalam pertemuan dengan para petinggi pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Teheran, ibu kota Iran, seperti dikutip RT.

Dia  menambahkan ketika AS menginginkan perundingan maka “tujuan mereka satu-satunya adalah mencegah eksistensi Republik Islam di kawasan” karena Iran di mata AS “merupakan faktor utama di balik kekandasannya” di Timteng.

Ayatullah Khamenei juga menegaskan bahwa satu-satunya jalan untuk menghadap ancaman AS terhadap Iran ialah bahwa Iran “akan senantiasa dan tetap menjadi kekuatan militer dan pertahanan serta menanamkan ketakutan pada musuh.”

Pertemuan ini juga dihadiri oleh jenderal tersohor Iran Qassem Soleimani, komandan Pasukan al-Quds IRGC yang ikut berjuang memerangi terorisme di Irak dan Suriah.

Menurut al-Alam, pada kesempatan ini Ayatullah Ali Khamenei menekan bahwa mempertahankan keamanan di dalam dan luar negeri Iran sudah menjadi kewajiban IRGC.

“Misi IRGC antara lain menjamin keamanan di dalam dan luar negeri, sebab jika tak ada keamanan di luar negeri dan tak ada pendirian untuk menghadapi musuh di luar perbatasan maka ini juga akan menjurus pada keamanan dalam negeri,” katanya.  (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL