Teheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menegaskan lagi bahwa negaranya menolak mentah-mentah negosiasi dengan pihak manapun mengenai daya pertahanan Iran.

Pada acara wisuda mahasiswa akademi militer Iran, Rabu (25/10/2017), dia menegaskan, “Sebelumnya sudah kami nyatakan, dan hari ini kamu nyatakan pula bahwa kami tidak akan berunding atau tawar menawar mengenai daya pertahanan kami…  Problema kaum arogan (mustakbirin) sekarang ialah menjalarnya kekuatan Iran di kawasan, dan apa yang kita anggap sebagai kekuatan nasional malah dianggap oleh musuh sebagai faktor keresahan mereka. Karena itu mereka memerangnya.”

Dia menambahkan, “Mereka mengatakan kepada kita; ‘Mengapa kalian memiliki senjata pertahanan ini? Mengapa kalian membuatnya? Mengapa kalian melakukan riset?’ Kami mengatakan bahwa tidak akan bernegosiasi dengan musuh, atau melakukan tawar menawar mengenai apa yang menjamin kekuatan nasional kami.”

Sementara itu, Panglima Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Abdolrahim Mosavi pada acara yang sama menegaskan pihaknya akan senantiasa bahu membahu dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang dipandang oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai organisasi teroris.

“Angkatan bersenjata tidak akan berlepas dari IRGC sampai hancurnya basis-basis hegemoni dan musnahnya entitas Zionis secepat mungkin,” tegasnya. (mm/alalam/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL