Teheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menyatakan bahwa long march yang dilakukan oleh para peziarah makam suci Imam Husain RA, cucunda Rasul SAW, menyongsong “Arba’in” (peringatan 40 hari kesyahidan Imam Husain RA) adalah berkat perjuangan para pembela makam dan tempat suci.

Sejak beberapa hari lalu wilayah Irak tengah dan selatan diriuhkan oleh long march jutaan peziarah dari berbagai penjuru menuju makam Imam Husain RA di kota Karbala.

Ayatullah Khamenei saat menerima kunjungan keluarga para pejuang Iran yang gugur dalam membela tempat-tempat suci dari serangan kelompok-kelompok teroris menyebut para pejuang itu serupa dengan orang-orang yang juga telah mengorbankan jiwanya demi melindungi makam Imam Husain RA di dinasti yang mengatasnamakan khilafah.

“Seandainya mereka tidak berkorban maka kecintaan dan pemuliaan kepada Abu Abdillah al-Husain tidak akan sedemikian kolosal di dunia, di  mana banyak orang dari berbagai negara dunia, termasuk Eropa dan Amerika, mengikuti long march Arba’in. Para peletak batu pertama gerakan ini pada hakikatnya adalah orang-orang yang telah mengorbankan jiwanya demi perziarahan makam Imam Husain,” paparnya.

Ayatullah Khamenei menambahkan, “Para syuhada pembela makam suci juga telah berkorban, dan seandainya tidak ada kepahlawanan dan pengorbanan ini maka tidak akan ada long march Arbain. Musuh saat itu mendekat kota suci Karbala dan menembakinya dengan peluru-peluru RPG, sebagaimana mereka juga mendekat kota Kadhimiyah dan makam Sayyidah Zainab dekat Damaskus. Mereka telah mengepung kawasan-kawasan itu. Karena itu, para pemuda pejuang kemudian bergerak membela tempat-tempat suci dan mencegah petaka ini menimpa Islam dan Muslimin.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*