ayatollah khameneiTeheran, LiputanIslam.com –   Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menyatakan Inggris sejak dulu sampai sekarang selalu menjadi biang malapetaka, kerusakan, dan tragedi bagi kawasan Asia Barat (Timteng), dan kini politik adu domba (divide at empera) Inggrislah yang diandalkan oleh musuh-musuh Islam.

Hal ini dia kemukakan dalam pertemuan dengan para pejabat tiga lembaga tinggi negara Iran serta para duta besar negara-negara Islam dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad saw dan Milad Imam Jakfar al-Shadiq ra di Teheran, Iran, Sabtu (17/12/2016).

Sayyid Khamenei menegaskan bahwa kaum arogan dan imperialis dunia dewasa ini sedang menggalakkan politik adu domba untuk melemahkan seluruh umat Islam dari mazhab apapun. Karena itu, lanjutnya, persatuan, solidaritas, kerjasama, dan kembali kepada persamaan yang jumlahnya jauh lebih besar daripada perbedaan antarmazhab Islam merupakan kunci penyelesaian dari semua persoalan dan bencana yang melanda umat Islam.

Kecamannya terhadap Inggris ini merupakan tanggapan atas pernyataan Perdana Menteri Inggris Theresa May dalam Pertemuan Puncak Dewan Kerjasama Teluk (GCC) yang diselenggarakan di Bahrain belum lama ini.

Dalam pidatonya pada pertemuan ini dia menyebut Iran sebagai ancaman nyata bagi kawasan Teluk Persia, dan menyerukan pengerahan upaya kolektif untuk mencegah “tindakan negatif” Iran di Suriah, Yaman dan kawasan Teluk.

Buntut pernyataan ini, Kemlu Iran memanggil duta besar Inggris di Teheran untuk menyampaikan nota protesnya terhadap May.

Kemlu Iran mengingatkan bahwa pernyataan May itu dapat mengusik hubungan kedua negara yang kembali terjalin setelah mengalami kebekuan selama lima tahun. (mm/tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL